Jakarta, MobilKomersial.com - Setelah beberapa bulan, pemerintah berencana akan melonggarkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan mulai memasuki masa transisi untuk siap menjalankan tahapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal.

Saat ini aktivitas mulai bisa kembali dijalankan walau masih terbatas dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk itu, Sebagai upaya mengingatkan hal-hal yang berpengaruh pada keamanan saat berkendara, Auto2000 memberikan tips agar perjalanan perjalanan bersama keluarga dapat berlangsung lancar dan aman saat kondisi New Normal diputuskan.

Nah, berikut ini yang bisa dijalankan :

1. Persiapkan Kondisi Kendaraan

Langkah awal ini sangat krusial untuk memastikan mobil tidak memiliki kendala teknis yang bisa merepotkan di jalan, seperti mogok atau bahkan kecelakaan. Tahapan yang dilalui diantaranya mengecek tekanan angin ban, cairan di dalam ruang mesin seperti oli mesin, serta komponen mobil lainnya. Perhatikan apakah ada ketidakwajaran seperti suara aneh atau lampu indikator di panel instrumen berkedip saat mesin nyala atau ketika mengetesnya berkendara keliling lingkungan rumah.

2. Cek Surat-Surat Kendaraan

Lama tidak dipakai, Anda bisa lupa dimana meletakkan surat-surat kendaraan, atau bahkan lupa masa berlakunya. Terkesan sepele, namun bila sampai SIM atau STNK mati, akan mengakibatkan timbul masalah di jalan seperti kena tilang polisi. Selain itu, surat-surat yang sudah tidak berlaku seperti SIM akan menyulitkan saat terlibat masalah dengan pihak ketiga meski posisi AutoFamily benar karena secara hukum dilarang mengemudikan mobil. Selain tentunya akan merepotkan ketika harus mengurus asuransi kecelakaan, bahkan ada risiko klaim asuransi ditolak.

Baca juga : Beli 4 Mobil Toyota Ini Dapat Potongan Rp 100 Juta

3. Gunakan Alat Pengaman Diri

Anda diwajibkan untuk menggunakan Alat Pengaman Diri (APD) saat mengemudi mobil di jalan. Walaupun belum ada petunjuk detail saat kondisi New Normal kelak diumumkan, yang pasti AutoFamily harus menggunakan masker, termasuk seluruh anggota keluarga yang menjadi penumpang. Bawa serta hand sanitizer untuk membersihkan tangan dan cairan pembersih mobil atau disinfektan untuk membersihkan bagian mobil yang sering dipegang oleh penumpang.

4. Patuhi Aturan Physical Distancing

Walaupun di dalam mobil sendiri bersama keluarga, AutoFamily harus tetap mematuhi aturan physical distancing yang ditetapkan oleh pemerintah. Mengacu aturan PSBB, kapasitas mobil hanya boleh maksimal 50%. Artinya, untuk mobil dengan dua baris bangku seperti Toyota Agya atau Yaris, mobil hanya boleh dinaiki oleh 3 orang, yakni pengemudi dan 2 penumpang di belakang. Sementara untuk kendaraan dengan 3 baris bangku seperti Toyota Calya atau Innova, hanya boleh dinaiki 4 orang, yakni pengemudi, 2 penumpang di tengah, dan 1 penumpang di baris ketiga.

5. Adaptasi Dengan Kendaraan

Waktu yang cukup lama saat berdiam di rumah ketika menjalankan aturan PSBB membuat Anda melupakan sejenak kebiasaan mengemudi. Oleh sebab itu, cobalah untuk beradaptasi kembali dengan mobil kesayangan. Duduk dan atur posisi duduk sopir ke posisi paling pas dan nyaman. Sembari mengecek kondisi mobil lewat panel instrumen, cobalah untuk mengoperasikan berbagai fitur yang tersedia untuk mengingat kembali posisi dan cara kerjanya sehingga tidak membingungkan saat sudah di jalan. Gunakan mobil untuk keliling lingkungan rumah atau sekadar isi bensin untuk memastikan sudah familiar kembali dengan mobil yang dipakai.

Share :

Tips Merawat Kelistrikan Mobil Eropa versi Peugeot

Jika engine mendadak sulit dinyalakan, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai

Read More
Jangan Beli Mobil Bekas yang Berumur Lebih dari 7 Tahun, Ini Alasannya

Mobil bekas saat ini bisa menjadi alternatif masyarakat yang memiliki budget pas-pasan namun ingin memiliki mobil.

Read More
Mobil Tidak Pernah Menyala di Rumah Saja, Perlukah Diganti Oli Mesinnya?

Tentunya jika mobil lama tidak digunakan apalagi tidak pernah dinyalakan sama sekali akan terjadi pengendapan oli mesin di bagian bak penampang oli atau carter.

Read More