Jakarta, MobilKomersial.com - Pemerintah Indonesia tengah bersiap menerapkan tatanan hidup baru atau era new normal di tengah pandemi Covid-19.

Mengikuti kebijakan itu, pengemudi ojek online (ojol) seperti Grab dan Gojek turut mempersiapkan diri untuk memasuki era new normal yang akan dipakai bagi driver ketika membawa penumpang.

Saat pengemudi kembali diperbolehkan membawa penumpang lagi, salah satu aturan adalah menganjurkan pengguna membawa helm sendiri.

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda), Igun Wicaksono mengatakan pada Maret lalu, pihaknya telah menerbitkan protokol kesehatan bagi para pengemudi dan imbauan agar penumpang membawa helm sendiri.

"Untuk memasuki fase baru pandemi Covid-19 Garda juga tengah menyiapkan dan siap menerapkan basic hygiene bagi para pengemudi ojol maupun pengguna jasa ojol sebagai penguatan protokol kesehatan sebagai preventif," ucap Igun dalam keterangan resminya, Kamis (28/5/2020).

Baca juga : Segini Tarif Baru Ojek Online untuk Seluruh Indonesia

Basic hygiene merupakan langkah preventif Garda dalam menyambut fase baru Covid-19 the new normal, di mana apabila ojol sudah diperbolehkan membawa penumpang, maka diharapkan penumpang mendapatkan layanan ojol yang bersih dan higienis optimal.

Berikut Basic personal hygiene driver ojol:

1. Driver ojol membawa sabun cair yang mengandung antiseptik untuk rajin mencuci tangan

2. Driver ojol membersihkan diri (mandi) secara rutin menggunakan sabun antiseptik minimal 2 kali sehari

3. Mencuci atribut ojol, masker, sarung tangan dan pakaian setelah digunakan untuk kegiatan dengan menggunakan deterjen atau jika perlu menambahkan disinfektan

4. Driver ojol jika membawa hand sanitizer untuk menjaga sterilisasi tangan menjaga kebersihan penampilan fisik.

"Garda juga sudah siapkan partisi sebagai sekat antara driver dengan penumpang sebagai salah satu bagian dari protokol kesehatan tambahan selain penumpang membawa helm sendiri," ungkap Igun.

Simak juga : Ribuan Kendaraan Dari Jateng Mengarah Jakarta Diputarbalikkan

Sebagaimana diketahui, pengemudi ojol dilarang mengangkut penumpang di wilayah yang menerapkan PSBB.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Namun, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 18 Tahun 2020 tentang pengendalian transportasi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dimana aturan ini memungkinkan pengemudi ojek online mengangkut penumpang saat PSBB.

Sejauh ini, baru Jawa Barat yang memperbolehkan pengemudi ojek online untuk mengangkut penumpang meski PSBB diterapkan.

Akan tetapi, dengan dua syarat, yakni berkaitan dengan penanggulangan penyebaran pandemi corona dan kondisi gawat darurat kesehatan.

Share :

Ganjil Genap Jakarta Belum Diberlakukan, Ini Alasannya

Peraturan ganjil genap untuk kendaraan pribadi masih belum diberlakukan

Read More
IMX 2020 Bakal Digelar Secara Hybrid, Modifikator Bisa Bawa Pulang 1 Unit Mobil Suzuki

National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) sebagai penyelenggara Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 akan melakukan penyesuaian dengan kebiasaan-kebiasaan sesuai protokol kesehatan.

Read More
Simpang Susun Sentul Selatan Rampung, Durasi Perjalanan Jakarta-Bogor Bakal Lebih Singkat

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menargetkan pekerjaan konstruksi Simpang Susun Sentul Selatan dapat selesai 100% pada Minggu kedua Juli 2020

Read More
honda

Terkini

Terpopuler