Jakarta, MobilKomersial.com - Implementasi penerapan program biodiesel 30 persen atau B30 telah diberlakukan sejak awal tahun 2020 ini.

Meski Biosolar B30 diklaim punya sejumlah kelebihan, ternyata bahan bakar dengan 30 persen Fatty, Acit, Metil, Eter (FAME) yang didapat dari minyak kelapa sawit ini juga berdampak bagi mesin diesel.

Masalah paling umum yang terjadi karena penggunaan Biosolar B30 adalah filter bahan bakar yang lebih cepat kotor.

Alasannya, lantaran Biosolar B30 membawa sejumlah endapan yang tersisa pada filter solar.

Baca juga : Wealthy Hadirkan Produk Zat Aditif untuk Bahan Bakar Diesel B30

Endapan yang dibiarkan, risikonya bisa saja masuk ke dalam injektor dan menyebabkan kerusakan. Kalau injektor sampai rusak, kinerja mesin tentu akan terganggu.

Berkaca dari masalah tersebut, PT Welty Indah Perkasa, atau yang lebih dikenal dengan Wealthy Group resmi meluncurkan Wealthy B30, sebuah produk zat aditif khusus untuk kendaraan bermesin diesel.

"Wealthy B30 merupakan zat chemical untuk bahan bakar biodiesel B30 yang saat ini sudah diwajibkan pemerintah," ungkap CEO Wealthy Group, Arief Hidayat saat ditemui di kantornya di bilangan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (16/4/2020).

Share :

Mobil di Garasi Saja, Rawat Interiornya Pakai Formula Ini

Mobil yang diam di garasi dalam waktu yang cukup lama butuh perawatan agar kabin selalu bersih dari kotoran dan enak dipandang termasuk komponen-komponennya.

Read More
Jelang Lebaran, Satgas RAFICO PT Pertamina Lubricants Jaga Ketersediaan dan Layanan Pelumas

PT Pertamina Lubricants telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan Idul Fitri dan Covid-19 (RAFICO) 2020 untuk menjamin penyediaan kebutuhan dan layanan pelumas Pertamina.

Read More
Ada Covid-19, Banyak Orang Salah Kaprah Pahami Fogging pada Kabin Mobil

Saat situasi pandemi ini, sektor interior mobil bisa jadi sumber penyakit karena semua kuman, bakteri hingga virus dari dunia luar terbawa masuk ke dalam kabin.

Read More