Jakarta, MobilKomersial.com - Untuk pencegahan dan antisipasi penyebaran virus corona, banyak upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah.

Namun, hingga hari ini masih banyak masyarakat yang terpaksa beraktifitas karena tuntutan pekerjaan atau lainnya, sehingga angkutan umum jadi pilihan utamanya.

Mengingat penyebaran virus corona yang bisa melalui barang-barang yang dipegang, pengelola transportasi umum memiliki kewajiban untuk menyemprot setiap armadanya dengan disinfektan setiap setelah ataupun sebelum beroperasi.

Meskipun sudah sangat banyak Perusahaan Otobus yang menyemprot armada mereka dengan disinfektan, tapi masih banyak pula yang masih belum melakukannya.

Baca juga : Begini Aturan dan Tata Cara Pasang Stiker Reflektor di Bus dan Truk

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno, dilansir dari tulisannya menyebut, ada tantangan yang muncul karena kendaraan umum di Indonesia ada yang dimiliki perorangan.

"Kalau kendaraan umum berbadan hukum, mudah dikendalikan dan diawasi untuk dilakukan semprotan disinfektan. Namun yang angkutan umum manajemen perorangan, ada kesulitan, kecuali pemda-nya melakukan semprotan massal, ketika beroperasi di jalan," ujar Djoko.

Share :

Beragam Promo Pembelian Mobil Mitsubishi di Bulan Juli 2020

Rincian program penjualan Mitsubishi Motors yang bisa konsumen dapatkan selama bulan Juli 2020,

Read More
Selama New Normal, Aktivitas Lalu Lintas Jalan Tol Tunjukkan Tren Meningkat

Sejak memasuki periode new normal, PT Jasa Marga mencatat adanya peningkatan lalu lintas di Jalan Tol Jasa Marga Group pada periode 5-30 Juni 2020

Read More
Pertamina Adakan Promo Beli Pertalite Seharga Premium di Bali

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati produk unggulan yang berkualitas dari Pertamina.

Read More