Jakarta, MobilKomersial.com - Penyebaran virus corona (COVID-19) menjadi tanggung jawab besar pemerintah untuk penanganan dan pencegahan penyebarannya. 

Menyusul semakin banyaknya masyarakat yang positif COVID-19, pemerintah menghimbau masyarakat agar tetap di rumah dan menjaga jarak dalam beraktifitas.

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyusul kebijakan tersebut dengan menutup semua tempat wisata. Hal tersebut untuk memastikan agar masyarakat benar-benar dirumah dan tidak melakukan aktivitas fisik yang dapat memicu penyebaran virus corona semakin meluas.

Tentunya semua himbauan tersebut baik, karena dapat mengurangi serta mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran virus corona. Meskipun demikian, ada kerugian yang juga dapat muncul yaitu di sektor transportasi.

Sepinya masyarakat yang bepergian, tentunya membuat pengusaha atau pemilik Perusahaan Otobus (PO) harus memutar otak. Pasalnya, pendapatan mereka menurun cukup drastis dalam dua minggu terakhir.

Apalagi dengan PO yang menyediakan armada transportasi yang disewakan untuk pariwisata.

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan menyebut, beberapa PO sudah melaporkan situasi yang dihadapi saat ini.

“Untuk pariwisata bukan hanya turun, tapi ‘nyungsep’ karena memang benar-benar sepi order,” tutur pria yang akrab disapa Sani saat dihubungi MobilKomersial.com, Sabtu (21/3/2020).

Dirinya juga menyebut bahwa untuk menangani situasi seperti sekarang ini, belum ada yang bisa dilakukan, hal tersebut mengingat yang dihadapi virus yang dapat menyerang kesehatan manusia.

“Tentunya kita hanya bisa berdoa dan berharap situasi ini segera usai, karena strategi apapun, yang kita hadapi ini virus, dan kita juga pastinya akan selalu ikuti kebijakan pemerintah,” tutupnya.

Share :

New Normal Diterapkan, Tarif Tiket Bus Bakal Disesuaikan

Kemenhub berencana menaikkan tarif angkutan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) pada situasi normal baru dengan menyesuaikan kebijakan PSBB.

Read More
Damri Layani Pemulangan Tenaga Kerja Indonesia

Damri sebagai Badan Usaha Milik Negara turut mendukung program Pemerintah, dengan membantu melayani kepulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri yang tiba di tanah air untuk melakukan karantina

Read More
Karoseri Tentrem Rilis Varian Baru Avante H7X yang Tampil Tanpa 'Bando'

Saat sejumlah operator bus terfokus menyelamatkan perekonomian bisnis transportasinya yang merosot, salah satu karoseri tertua itu diam-diam merilis bodi bus varian baru dari produknya, yakni Avante H7X.

Read More