Semarang, MobilKomersial.com - Demi menekan angka kecelakaan, serta menciptakan situasi jalan yang lebih aman dan kondusif, Dinas Perhubungan kota Semarang bersama Satlantas Polrestabes Semarang, membuat rekayasa lalu lintas untuk kendaraan pengangkut barang yang melintas untuk masuk ke tol Krapyak.

Secara detail, rekayasa lalu lintas tersebut berupa, mewajibkan seluruh angkutan barang yang datang dari arah barat (Kendal), untuk masuk tol krapyak Semarang pada waktu-waktu yang sudah ditetapkan, yakni mulai pukul 05.00-09.00 dan 15.00-19.00 wib.

Dilansir dari laman resmi NTMC Polri, Kadishub Kota Semarang, Endro P Martanto mengungkapkan, semua angkutan berat wajib masuk Tol Krapyak Semarang kecuali truk engkel dengan Muatan Sumbu Terberat (MST) maksimal 2.770 kilogram.

“Kami juga menggelar rekayasa lalu lintas di Simpang Hanoman, yang selama ini rawan kecelakaan karena termasuk area blank spot,” jelas Endro, saat menghadiri penerapan aturan baru tersebut bersama Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi.

Baca juga : Pelabuhan Banjir, Pengusaha Truk Kehilangan Rp 30 Miliar per Hari

Dengan menutup lajur dari Jl. Hanoman, pengendara yang akan menuju Jrakah dialihkan melalui Jl. Subali Raya atau memutar Kalibanteng.

Rekayasa ini, lanjut Endro, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan di kawasan tersebut. Kecelakaan itu, lanjut Endro, sebagian besar melibatkan kendaraan berat seperti angkutan barang seringnya karena ada masalah fungsi pengereman. Apalagi secara geometri jalan tersebut berupa turunan tajam.

“Alasan lainnya, karena rata-rata angkutan berat itu bertujuan ke luar Kota Semarang seperti Demak, Kudus dan seterusnya,” imbuhnya.

Simak juga : Pelarangan ODOL Berlaku Penuh Awal 2023

Sementara itu, Kasie Angkutan Barang Dishub Kota Semarang, Andreas Catur Ady menambahkan, uji coba penerapan peraturan baru ini bersifat dinamis dalam jangka waktu tertentu. Selama sepekan ini akan dilihat perkembangannya setelah itu dilakukan evaluasi.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengemukakan, Satlantas dan Dishub bekerja sama menggelar rekayasa lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan. Terlebih, kondisi medan jalan di Simpang Hanoman cukup berbahaya.

“Kami selalu bersinergi dengan Dishub Kota Semarang untuk mengatur lalu lintas agar dapat berjalan baik dan lancar,” tutupnya.

 

(Denny)

Share :

Pandemi Corona Meluas, Detroit Auto Show 2020 Resmi Ditunda

Pembatalan NAIAS 2020 berawal dari sebuah memo yang dikirim pihak penyelenggara acara kepada sponsor pada hari Sabtu, 28 Maret 2020 lalu.

Read More
Ditlantas Polda Metro Tegaskan Tidak Ada Penutupan Jalan di Jakarta

Sempat beredar luas melalui pesan berantai mengenai rencana penutupan jalan dan penutupan tol di wilayah DKI Jakarta, untuk mengisolasi wilayah DKI Jakarta.

Read More
Bantu Tangani Corona, Mercedes-Benz Tawarkan Printer 3D untuk Cetak Alat Medis

Mercedes-Benz telah mengumpulkan pengalaman dalam penelitian dan penerapan manufaktur aditif selama sekitar 30 tahun. Di sektor mobil penumpang, pencetakan 3D biasanya digunakan dalam konstruksi prototipe dan produksi seri kecil.

Read More