Ciamis, MobilKomersial.com - Pemerintah Kabupaten Ciamis resmi meluncurkan dua unit bus wisata yang diberi nama Galuh Tour Kota Klasik atau disingkat "Gatrik". 

Bus yang serupa dengan Bandros di Bandung ini akan menjadi sarana untuk memperkenalkan tempat-tempat wisata yang ada di Ciamis.

"Masyarakat bisa naik bus Gatrik supaya wisatawan bisa mengenal Galuh lebih dekat dengan berbagai heritage yang dimiliki," ujar Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Senin (24/2/2020).

Herdiat menambahkan, dua unit bus Gatrik yang masing-masing berwarna kuning dan biru itu tiba di Ciamis pada hari Sabtu (22/2/2020) malam. Kedua bus Gatrik merupakan pemberian dari Pemerintah Provinsi Jabar.

"Mudah-mudahan wisatawan lebih nyaman dan menjadikan Gatrik sebagai sarana wisata prioritas, yang ekonomis dan menyenangkan," ungkapnya.

Baca juga : Bayar Rp 5 Ribu Bisa Keliling Kota Depok Naik Bus Oren

Bus yang mampu mengangkut hingga 20 orang ini akan beroperasi dari titik keberangkatan di Tourism Information Center (TIC) Ciamis di Jalan RAA Sastrawinata atau di belakang gedung Islamic Center, dengan kisaran jalur trayek sepanjang 10 hingga 14 kilometer.

Dari situ bus ini akan melewati beberapa titik wisata diantaranya, Alun-alun Raflesia Ciamis, Museum Galuh Pakuan , Situs Cagar Budaya Jamban Sari, Pabrik bedak Saripohaci, Pabrik Minyak Kelapa Gwan Hien, Hutan Kota, Pabrik Galendo Endut, Stadion Galuh Ciamis dan berakhir di Tourism Information Center (TIC) Ciamis.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lokasi wisata Ciamis dapat menggunakan bus wisata dengan model terbuka ini, wisatawan cukup membayar tiket sebesar Rp 10.000 per orang.

Tiket dapat dipesan secara online atau bisa datang langsung ke Tourism Information Center (TIC) di belakang Gedung Islamic Center Ciamis, tepatnya di Jalan RAA Sastrawinata.

Share :

Penghentian Operasional Bus Jurusan Jakarta, Kemenhub Sebut Masih Imbauan

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi masih akan mengkaji ulang mengenai penghentian operasional bus AKAP di Jakarta

Read More
Presiden Jokowi: Ada 14 Ribu Penumpang Bus Keluar dari Jabodetabek

Jokowi menyebut angka tersebut diakumulasikan dengan pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi atau moda transportasi lainnya. Untuk itu, dia meminta agar ada pergerakan untuk membatasi jumlah orang yang berpindah ke tempat lain.

Read More
Mulai Sore Ini, Dishub DKI Hentikan Layanan Bus Jurusan Jakarta

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerbitkan surat penghentian layanan bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP), Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP) dan bus Pariwisata, guna mencegah penyebaran wabah virus corona.

Read More