Jakarta, MobilKomersial.com - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terus mensosialisasikan wacanan Zero Over Dimension Over Load (ODOL). Kemenhub menargetkan, di tahun 2021, sudah tidak akan ada lagi truk kelebihan muatan. 

Untuk mendukung program Kemenhub tersebut, beberapa pabrikan kendaraan mulai menggaungkan kepada mitranya mengenai truk ODOL.

Setelah minggu lalu Forum Wartawan Otomotif (FORWOT) Indonesia bersama Isuzu melakukan sosialiasi Zero ODOL, kini PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia juga menggelar diskusi mengenai sosialisasi wacana Zero ODOL kepada perusahaan karoseri dan dealer.

Sebanyak 50 perusahaan karoseri dan juga lebih dari 20 group dealer dari seluruh Indonesia hadir dalam diskusi  tersebut.

Baca juga : Jual Truk Terbanyak di Asia, Mitsubishi Fuso Raih Penghargaan ISCS 2019

Mereka mendengarkan paparan yang disampaikan oleh Sigit Irfansyah. ATD, M.Sc selaku Direktur Sarana Transportasi Jalan, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 

Zero ODOL ditargetkan dapat terealisasi sepenuhnya di tahun 2021 mendatang. Regulasi ini  demi dihadirkan untuk kepentingan dan keselamatan bersama.

Pemerintah Indonesia akan menindak tegas pelanggaran ODOL, sanksi berupa denda hingga hukuman pidana yang diatur dalam pasal 277, UU 22 Tahun 2009. 

Upaya ini perlu dilakukan mengingat banyak kerugian yang harus ditanggung, diantaranya merusak jalan & jembatan, kecelakaan yang menelan korban jiwa, serta kemacetan yang berakibat pada penurunan produktivitas.

Simak juga : Mitsubishi Fuso Berencana Bangun Fasilitas RnD di Indonesia

Perusahaan Karoseri menjadi pihak penting, karena disinilah kerangka badan kendaraan dibangun. Perusahaan Karoseri dihimbau agar mematuhi regulasi yang berlaku, karena jika tidak sesuai maka Pemerintah tdak akan meloloskan berkas-berkas perijinan kendaraan seperti SKRB dan SRUT.

Regulasi tentang dimensi angkutan diatur dalam UU 22 Tahun 2009, PP 55 Tahun 2012 Pasal 54 dan 55, serta PM 33 Tahun 2018 Pasal 11 dan 12.

Adapun upaya pengawasan muatan barang dilakukan dengan mengawasi empat hal, yaitu pengawasan terhadap tata cara muat, daya angkut, dimensi kendaraan, serta kelengkapan administrasi kendaraan. 

Jangan lewatkan : Mitsubishi Fuso: Truk Pengujian Bahan Bakar B30 Masih Oke

Upaya lain yang dilakukan Pemerintah dalam mempermudah pengurusan berkas perijinan yaitu melalui sistem online.

"Mencegah dan memerangi ODOL butuh kerjasama,komitmen, serta kesadaran semua pihak. Kepentingan bisnis tidak harus mengabaikan kerugian negara akibat ODOL, kepentingan bisnis juga tidak harus mengabaikan keselamatan bersama," tulis KTB dalam keterangan resminya, Kamis (10/10/2019).

Share :

Januari-Oktober 2019, Hino Dutro Telah Diekspor 1.960 Unit

Hino Indonesia memang tercatat sebagai satu-satunya merek kendaraan komersial yang melakukan ekspor kendaraan utuh truk dan bus (light duty) di Tanah Air.

Read More
Mitsubishi Fuso Luncurkan Super Great 2019, Truk Heavy Duty Otonom Pertama di Jepang

Super Great terbaru ini merupakan heavy duty truck (HDT) pertama di Jepang yang dilengkapi dengan teknologi pendukung kemudi otomatis level 2.

Read More
Ini Alasan Hino Fokus Bawa Kendaraan Hybrid Dibanding Kendaraan Listrik

Hino Dutro Hybrid diyakini mampu menghemat konsumsi bahan bakar 13,6 km per liter dengan menggunakan diesel electric hybrid system.

Read More