Tokyo, MobilKomersial.com – University of Tokyo, NSK dan Bridgestone mengumumkan perluasan program penelitian dan pengembangan bersama yang dipelopori oleh Badan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (JST). 

Dalam proyek yang telah digarap sejak tahun lalu ini, mencakup tentang penanganan paten dasar yang dihasilkan dan komitmen agresif untuk mengembangkan sistem pengisian nirkabel praktis pada motor di roda yang dipasang pada kendaraan listrik (EV).

Proyek ini bertujuan untuk menekan CO2 dengan menciptakan teknologi yang mengubah kebiasaan berdasarkan ide-ide baru dan terobosan ilmiah.

Fase untuk proyek ini telah berjalan dari tahun 2018 hingga 2022 di bawah tema penelitian JST yakni mengatasi kebutuhan global untuk mewujudkan masyarakat yang dapat mengurangi pemakaian karbon.

Dari total emisi CO2 Jepang (1.227 juta ton per tahun), 15% (184,5 juta ton per tahun) disebabkan oleh emisi dari mobil. Oleh sebab itu, pabrikan mobil di seluruh dunia telah mempromosikan pengembangan dan adopsi kendaraan listrik dalam menanggapi tren ini. 

Namun, mengingat tren ini dan antisipasi permintaan tinggi akan kendaraan listrik, kendalanya adalah kekurangan ketersediaan baterainya.

Share :

Dukung Sektor Pertambangan, ExxonMobil Luncurkan  Pelumas Inovatif

MobilTM Lubricants Indonesia memperkenalkan produk terbaru Mobilgreaseā„¢ EP 2

Read More
Bosch Kenalkan Aki T5 Mega Power untuk Kendaraan Heavy Duty

Di pameran yang digelar mulai 19-22 September 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta ini, Bosch kembali berpartisipasi dengan menampilkan teknologi inovatif dan peralatan yang andal untuk industri pertambangan di Indonesia.

Read More
Wealthy Paint Protection Film Bisa Lindungi dari Baret dan Tidak Menguning

Wealthy PPF ini bukan hanya tahan terhadap goresan, tetapi juga bersahabat dengan chemical atau cairan pembersih. Selain itu, lapisan film pada PPF tersebut juga mampu menolak sinar ultraviolet hingga 95 persen.

Read More

Terkini

honda

Terpopuler