MobilKomersial.com -- Dalam pengoperasian kendaraan berat seperti truk dan bus diperlukan sistem pengereman yang baik. Bobot berat yang dibawa sangat memungkinkan terjadinya kehilangan daya pengereman. Oleh karena itu, rem utama pada bus dan truk dibekali dengan fitur rem tambahan seperti  exhaust brake, engine brake dan retarder.

Sebelumnya, MobilKomersial.com pernah membahas tentang  sistem pengereman exhaust brake dan engine brake. Sekarang mari bahas tentang sistem pengereman retarder.

Sistem pengereman retarder saat ini cukup populer di dunia perbus-an Indonesia. Hampir seluruh produk baru dari pabrikan bus sudah menyematkan sistem pengereman ini.

Pada dasarnya, retarder adalah suatu alat yang biasanya dipasangkan pada gearbox atau gardan dan berfungsi untuk membantu melambatkan laju kendaraan serta mempertahankan kecepatan dikondisi jalan menurun.

Rem konvensional memiliki cara kerja mengandalkan gesekan, dan lambat laun rem akan mengalami keausan. Dalam kondisi tertentu, seperti jalanan menurun yang cukup panjang, rem akan mengalami kenaikan suhu dan berakibat berkurangnya kemampuan pengereman bahkan bisa blong.

Oleh karena itu diciptakan rem tambahan untuk membantu fungsi rem utama, seperti retarder ini.

Share :

Bus Wisata 'Gatrik' Siap Bawa Wisatawan Plesiran Kota Ciamis

Bus yang serupa dengan Bandros di Bandung ini akan menjadi sarana untuk memperkenalkan tempat-tempat wisata yang ada di Ciamis.

Read More
Damri Pastikan Bus Menuju Bandara Soekarno-Hatta Tetap Beroperasi

Perum Damri memastikan bus dari dan ke Soekarno - Hatta tetap beroperasi normal meski curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir di Jakarta dan sekitarnya sejak pagi ini, Selasa (25/2/2020).

Read More
Mengupas Spesifikasi Bus Double Decker yang Diekspor ke Bangladesh

Sebanyak 10 unit bus tingkat dengan bodi tipe Legacy SR2 Double Decker karya Ungaran, Jawa Tengah ini telah diekspor ke Bangladesh.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler