MobilKomersial.com – Sempat ramai, DAMRI melakukan aksi mogok. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengambil langkah antisipasi atas kejadian tersebut.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani, mengungkapkan akan mengambil langkah alternatif dengan mencari pendamping DAMRI dalam layanan bus bandara. PT Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) juga berpeluang dimasukkan ke trayek Bandara Soekarno Hatta (Basoetta).

Dikutip dari cnbcindonesia.com, "Nah kalau sudah PPD masuk, ada pesaingnya, mungkin berbeda," ungkap Ahmad Yani.

"Kan Blue Bird sudah ada [ke Soetta] memang harus begitu, enggak boleh cuma satu operator yang melayani satu titik sehingga terjadi monopoli. Kalau mogok gini kita susah semua," lanjutnya.

Dalam siaran pers Perum DAMRI, disebutkan demo pengemudi DAMRI Basoetta sebenarnya berlangsung Jumat kemarin, 6 Juli 2019, tuntutannya adalah agar helper-helper lama direkrut oleh DAMRI dan diposisikan di dalam bus kembali.

Demo pengemudi yang diduga didalangi oleh segelintir provokator tersebut sudah mengarah pada tindakan anarkis dengan menyerang pejabat DAMRI yang langsung menemui mereka dengan maksud menjelaskan kebijakan perusahaan dan untuk mendapatkan titik temu.

Share :

Resmi Dibuka, GIIAS Medan 2019 Hadirkan 8 Brand Kendaraan

Pameran yang akan berlangsung selama 5 hari pada 23-27 Oktober 2019 ini, menampilkan delapan merek kendaraan ternama, yaitu DFSK, Honda, Lexus, Mitsubishi Motors, Renault, Toyota, Wuling, dan VW.

Read More
Sambangi Binus, NMAA Siap Bentuk Pelaku Modifikasi Masa Depan

Selain talkshow, peserta NMAA Goes to Campus juga disediakan lokasi test drive untukmerasakan mobil-mobil terbaru Datsun di sekeliling kampus.

Read More
MMKSI Sumbang 1  Unit Pajero Sport kepada Balai Latihan Kerja di Samarinda

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyerahkan satu unit Pajero Sport kepada Balai Latihan Kerja (BLK) di Samarinda, Senin (21/10/2019).

Read More