MobilKomersial.com – Sempat ramai, DAMRI melakukan aksi mogok. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengambil langkah antisipasi atas kejadian tersebut.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani, mengungkapkan akan mengambil langkah alternatif dengan mencari pendamping DAMRI dalam layanan bus bandara. PT Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) juga berpeluang dimasukkan ke trayek Bandara Soekarno Hatta (Basoetta).

Dikutip dari cnbcindonesia.com, "Nah kalau sudah PPD masuk, ada pesaingnya, mungkin berbeda," ungkap Ahmad Yani.

"Kan Blue Bird sudah ada [ke Soetta] memang harus begitu, enggak boleh cuma satu operator yang melayani satu titik sehingga terjadi monopoli. Kalau mogok gini kita susah semua," lanjutnya.

Dalam siaran pers Perum DAMRI, disebutkan demo pengemudi DAMRI Basoetta sebenarnya berlangsung Jumat kemarin, 6 Juli 2019, tuntutannya adalah agar helper-helper lama direkrut oleh DAMRI dan diposisikan di dalam bus kembali.

Demo pengemudi yang diduga didalangi oleh segelintir provokator tersebut sudah mengarah pada tindakan anarkis dengan menyerang pejabat DAMRI yang langsung menemui mereka dengan maksud menjelaskan kebijakan perusahaan dan untuk mendapatkan titik temu.

Share :

70 Ribu Lebih Kendaraan Pemudik di Jawa Barat Diputar Balikkan Selama PSBB

Selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sekitar 72.000 lebih kendaraan diputar balikkan Polda Jabar.

Read More
Vakum 12 Tahun, Festival Volkswagen 8 Akan Kembali Digelar Secara Virtual

Festival Volkswagen kali ini, secara konsep tidak akan berbeda seperti biasanya dengan rangkaian acara.

Read More
Auto2000 Sediakan Paket Relaksasi Subsidi Cicilan Sebesar 50%

Paket Relaksasi berlaku untuk pembelian mobil baru Toyota di cabang Auto2000 atau via online. Skema yang berlaku adalah Balloon Payment dengan down payment (DP) sebesar 25% dan tenor selama 3 tahun.

Read More