MobilKomersial.com – Jerman memiliki cara unik dalam menggaet minat warganya untuk menngunakan bus. 

Salah satunya dengan cara menghadirkan bus nyentrik dengan warna pink. Bus yang disebut Pinkbus. Misi Pinkbus adalah: 'Untuk merevolusi transportasi pribadi dengan bus dan membuatnya menarik bagi semua orang'.

Mulai tanggal 1 Juli, Pinkbus mulai beroperasi. Menghubungkan Kota Berlin, Dusseldorf, dan Munich. Harga yang dipatok untuk bus ini sebesar € 25 (Rp 400.000) sekali jalan.

Fasilitas yang tersedia di Pinkbus adalah WiFi, leg rest, port USB, dan soket di setiap kursi. 

Di kutip dari Busworld, "Kami memiliki armada yang mutakhir paling berkelanjutan di pasar Jerman, dan kami sudah mengerjakan penawaran lebih lanjut. Kami akan membentuk masa depan mobilitas", kata Tino Engelmann, Direktur Pelaksana Pinkbus. 

Perusahaan mengatakan memiliki keberlanjutan dan keamanan dalam fokus dan sebagai hasilnya menggunakan Neoplan Skyliner untuk layanan bus mereka. Meskipun armada tidak dimiliki oleh Pinkbus tetapi akan dioperasikan oleh perusahaan mitra yang menyediakan bus.

Tiket serta informasi lebih lanjut tentang perusahaan tersedia di www.pinkbus.de.

Share :

Karoseri Tentrem Rilis Varian Baru Avante H7X yang Tampil Tanpa 'Bando'

Saat sejumlah operator bus terfokus menyelamatkan perekonomian bisnis transportasinya yang merosot, salah satu karoseri tertua itu diam-diam merilis bodi bus varian baru dari produknya, yakni Avante H7X.

Read More
Damri Lakukan Pembatasan Perjalanan Orang, untuk Percepatan Penanganan Covid-19

Damri selaku Badan Usaha Milik Negara bidang transportasi yang berada dibawah Kementerian Perhubungan, juga ikut mendukung program Pemerintah untuk melakukan Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19.

Read More
Transjakarta Raih 3 Penghargaan di Ajang Nasional TOP Digital Innovation

Transjakarta sukses meraih 3 penghargaan di ajang nasional TOP Digital Innovation Award 2020. Transjakarta berhasil menang dalam 3 kategori, dengan mengalahkan 30 perusahaan BUMN lainnya.

Read More