Jakarta, MobilKomersial.com - PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) akan meluncurkan varian terbaru truk ringan, New Tata Ultra 1014 WB 45 di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 pada bulan Agustus nanti.

Tata Ultra 1014 6 roda ini, memiliki daya angkut sebesar 10 ton. Hadir di Tanah Air menawarkan beberapa kelebihan baru dibanding pendahulunya Tata Ultra 1012 yang pertama kali diperkenalkan pada Agustus 2016 lalu. 

Beberapa keunggulan dibandingkan produk sebelumnya, diantaranya transmisi 6 percepatan yang membuat kendaraan berasa lebih baik dan lebih irit. Remnya telah memiliki full air brake system. Suspensinya lebih nyaman, ditambah ban tubeless dan disain kabinnya modern penuh dengan panel indikator. Termasuk panel monitoring servis rutin yang otomatis menyala saat sudah waktunya dilakukan servis.

Baca juga : Sepanjang 2019, Tata Motors Akan Siapkan 7 Produk Baru

Sedangkan dibandingkan dengan rival kelasnya, daya angkutnya lebih besar 1 ton. Sementara ruang muatnya 26% lebih besar. Begitu juga torsi (39 kgm di rpm 1.400-2.600) dan powernya (140 ps di rpm 2600). 

Sementara itu, produk Tata Ultra sendiri, untuk panjang sasis 6 meter tersebut sudah memenuhi standart regulasi ODOL (Over Dimension Overload) yang tengah menjadi perhatian pemerintah.

Simak juga : Tak Harus ke Bengkel. Service Truk Tata Kini Bisa di Rumah

"Jika menggunakan Tata Ultra, pengusaha tidak perlu memperpanjang dan memperlebar bak kendaraan. Dimensi Tata Ultra sanggup memuat palet sebanyak 12 buah berukuran 1 x 1,2 m. Keunggulan ini telah mencukupi kebutuhan angkut pengusaha dan target efisiensi dan keuntungan," jelas Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta beberapa waktu lalu di Jakarta.

Untuk penjualan truk Tata Motors di Indonesia, pada tahun fiskal 2018-2019 tumbuh 84% dibanding 2017-2018. Tahun fiskal 2019-2020 ditargetkan 1500 unit truk Tata Motors terjual di seluruh Indonesia. Sementara di segmen pick up ditargetkan 1400 unit.

Share :

Awas, Karoseri yang Desain Truk Over Dimensi Bakal Ditindak Tegas

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi menegaskan, akan memberikan sanksi bagi diler dan karoseri pembuat sasis truk yang kedapatan membuat muatan tidak sesuai yang ditentukan oleh pemerintah.

Read More
Scania AXL, Truk Otonom Tanpa Kabin Pengemudi

Pabrikan kendaraan asal Swedia ini tengah mengembangkan truk otonom yang memiliki kemampuan membawa alat berat bernama Scania AXL.

Read More
Sapa Kota Bengkulu, Truk SAFARI FIF Bawa Banyak Promo

Produk dan layanan terbaik akan diberikan FIFGROUP melalui 4 Brand Services yang dimiliki

Read More