Jangan Menaikan Nilai Sekring Pada Motor

Jangan Menaikan Nilai Sekring Pada Motor

Aftermarket Berita Terkini Tips

Jangan Menaikan Nilai Sekring Pada Motor

 

MobilKomersial.com –  kelistrikan dalam motor merupakan penting. Kita tidak bisa dengan sembarangan memasang atribut-atibut yang tidak sesuai untuk motor. Apabila ingin memasang atribut tersebut, akan lebih baik diserahkan ke beengkel atau ahlinya.  Karena, apabila kita asal saja dapat mengakibatkan kabel motor ada yg koslet. Lantas, ada beberapa pemilik motor dengan menaikkan nilai sekring yang lebih tinggi. Apa tindakan ini benar ? Tentu saja tidak… !

Dengan menaikkan nilai sekering yang lebih tinggi, berarti akan menaikkan ketahanan sekering.. Umumnya yang terpasang dimotor 10A, akan tetapi ada juga yang ingin mengganti menjadi 15A, bahkan 20A atau 30A. Pertanyaannya adalah… apakah yang dilakukan tersebut aman?  Dengan menaikkan nilai pada sekering, mengakibatkan kabel + rangkaian elektronik yang terpasang, bahkan kabel body menjadi tidak aman. Karena sekering yang seharusnya berfungsi sebagai pengaman, yang putus jika ada yg koslet, tapi menjadi tidak putus karena nilai Ampere yg kita naikkan.
 Efeknya sekering memang tidak putus, akan tetapi malah menimbulkan efek yang lebih fatal dapat menyebabkan kabel body akan terbakar. Akan lebih bahayanya jika dekat dengan bensin, tentu dapat menyebabkan kendaraan yang terbakar.
Sekering 10A sebenarnya sudah terlalu besar, mengingat aki motor yg rata-rata berkisar hanya 3.5 – 5 AH di motor matic atau bebek, ataupun 7 AH pada motor sport.
Lantas kalau sekering sering putus, harus bagimana? Kalo sekring sering putus, berarti ada yang korslet.  Coba perhatikan, kapan, atau sedang bagaimana korslet itu bisa terjadi? Mungkin saat ngerem, saat membelokkan stang dll, Jadi kalo ada yang korslet, segera cari tahu penyebabnya, bukan menaikkan nilai sekering.

Hits: 187

Tinggalkan Balasan