Pemprov DKI Tertibkan Terminal Bayangan Menjamur di Arus Mudik Lebaran

Mobilkomersial.com – Terminal bayangan menjamur di musim arus mudik Lebaran tahun 2018 ini. Di sejumlah lokasi seperti di Pasar Minggu, Cililitan, Cawang, Grogol, terminal bayangan muncul untuk menjaring pemudik yang akan pulang kampung naik bus.
Bus-bus yang beroperasi di terminal bayangan ini umumnya dikelola calo bus dengan melibatkan armada bus yang sebagian terpantau berasal dari luar kota.
Terhadap terminal bayangan semacam itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersikap tegas melakukan penertiban. “Terminal bayangan ini banyak jumlahnya. Kami akan terus lakukan penertiban,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah, Rabu (6/6/2018).
Andri menjelaskan, bus-bus yang menaikkan penumpang di terminal bayangan akan langsung dikandangkan. Pihaknya juga akan mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan agar memberikan sanksi pencabutan izin operasi kepada bus yang kedapatan menaikkan penumpang di luar terminal resmi. “Kami membuat surat kepada Kementerian Perhubungan agar izin busnya dicabut,” ujar Andri.

Baca juga : Big Bird Ajak Mudik Bareng Ke Jateng-Jatim Naik Bus, Segini Tarifnya

Selama arus mudik Lebaran 2018 ini Pemprov DKI hanya mengoperasikan sembilan terminal resmi, terdiri dari empat terminal utama dan lima terminal tambahan. Empat terminal utama tersebut adalah Terminal Terpadu Pulo Gebang, Kampung Rambutan, Kalideres, dan Terminal Tanjung Priok. Semengara, lima terminal tambahan adalah Pinang Ranti, Rawamangun, Lebak Bulus, Pasar Minggu, dan Grogol.
Namun di luar itu, di lapangan terdapat sejumlah titik titik transit bus yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat atau paguyuban agen bus. Di kawasan Jakarta Selatan misalnya, sejak Terminal Bus Lebak Bulus dibongkar dan ditutup, sejumlah agen bus mendirikan terminal mini di eks lahan SPBU di Pondok Pinang, tak jauh dari bekas lokasi terminal Lebak Bulus. Terminal kecil ini selalu ramai setiap musim arus mudik. Pemandangan serupa juga bisa dijumpai di dekat perempatan Pasar Jumat. Sejumlah PO bus jurusan Cirebon dan sejumlah kota di Jawa Tengah membuka agen penjualan tiket dengan memanfaatkan secuil lahan di sana.
Penulis: Arieffandi

Hits: 376

Tinggalkan Balasan