Bus di Prancis Mencoba Gunakan Bahan Bakar Bioetanol Dari Residu Anggur

Berita Terkini Bus Bus & Truk Mancanegara

MobilKomersial.com — Operator transportasi Prancis, Citram Aquitaine menjalankan bus Scania Interlink-nya dengan bahan bakar berbasis bioetanol ED95, yang dibuat dari residu yang dihasilkan selama proses pembuatan anggur.

Karena bioetanol dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk bus LD Interania Scania baru, para pelanggan Perancis menemukan keuntungan karena berada di salah satu negara penghasil anggur terbesar di dunia. Operator transportasi Citram Aquitaine sekarang menjalankan busnya pada bahan bakar berbasis bioetanol ED95.

Bioetanol diproduksi dari pomace, residu padat yang dihasilkan selama proses menekan anggur, yang juga dapat digunakan untuk memproduksi brandy.

Kota-kota Bordeaux dan Blaye terhubung dengan jalur bus 201 yang dioperasikan oleh Citram Aquitaine. Meskipun telah menyediakan layanan transportasi penumpang sejak 1921, dalam hal lain, perlu waktu lama untuk memutuskan menguji Scania Interlink menggunakan bioetanol yang diproduksi oleh Raisinor France Alcools.

Nicolas Raud, Direktur Citram Aquitaine, mengatakan: “Gagasan tentang bentuk energi terbarukan yang diproduksi secara lokal segera memicu minat kami. Jadi kami menyatakan minat kami untuk berpartisipasi dalam tes ini untuk menentukan efektivitas dan kelangsungan hidup bioetanol dalam operasi reguler. ”

Baca juga : Scania Akan Bangun Pabrik Perakitan Di Thailand

Citram Aquitaine menghilangkan limbah sambil mendukung industri lokal. Manfaat lingkungan potensial terbukti: dibandingkan dengan solar, bioetanol dapat mengurangi emisi CO 2 hingga 90 persen, NOx hingga setengahnya dan partikel 70 persen.

Bioetanol juga merupakan bahan bakar alternatif paling mudah tersedia di dunia. Raisinor France Alcools telah bekerja sama dengan kilang anggur lain di daerah tersebut untuk membentuk koperasi yang disebut UCVA (Union Coopératives Vinicoles d’Aquitaine). Di situs UCVA di Coutras, 100.000 ton pomace sudah diproses setiap tahun “dengan potensi produksi yang dapat mendorong 1.000 kendaraan lokal,” kata Jérôme Budua, Direktur Raisinor France Alcools.

Setelah sebelumnya menguji bus gas Scania, Raud yakin bahwa bioetanol akan lebih cocok untuk bisnisnya karena sudah tersedia secara lokal.

Citram Aquitaine bukan satu-satunya perusahaan Prancis yang menemukan manfaat kendaraan bioethanol Scania.

Sumber : Scania

Hits: 211

1 thought on “Bus di Prancis Mencoba Gunakan Bahan Bakar Bioetanol Dari Residu Anggur

Tinggalkan Balasan