Pendapatan Sopir Truk Menurut Astra International UD Truck Berkisar Antara Rp. 8 Juta Hingga Rp. 9 Juta Perbulan

Pendapatan Sopir Truk Menurut Astra International UD Truck Berkisar Antara Rp. 8 Juta Hingga Rp. 9 Juta Perbulan

Berita Terkini Bus & Truk CSR Pilihan Truk

Pendapatan Sopir Truk Menurut Astra International UD Truck Berkisar Antara Rp. 8 Juta Hingga Rp. 9 Juta Perbulan

MobilKomersial.com- Dalam acara seremoni penyerahan SIM bagi para sopir truck UD Quester yang dilaksanakan oleh UD Truck Indonesia bekerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia melalui program CSR ini, Perwakilan dari Astra International UD Trucks Sales Operation mengatakan Kebutuhan akan sopir truk yang profesional yang semakin tinggi.

Winarto Martono selaku Chief Operation Officer dari  Astra International UD Trucks Sales Operation mengatakan kepada MobilKomersial.com, bahwa tingginya kebutuhan akan sopir truk saat ini tidak terlepas dari tiga pertumbuhan faktor di tanah air saat ini, yaitu karena pertumbuhan ekonomi yang lagi bagus, perkembangan mining (pertambangan) bagus dan infrastruktur bagus.

“Imbasnya kebutuhan akan pengemudi truk saat ini bisa disebut langka, dan permintaan tinggi. Hasilnya para pengusaha truk rebutan. Pengusaha yang bisa memberikan benefit yang lebih bagus, dan pengusaha yang tradisional pun jumlahnya semakin menurun, omzetnya pun semakin menurun. Nah, yang sedang tumbuh dan ramai itu yang menengah ke atas,” terang Winarto.

Pendapatan Sopir Truk

“Saat ini, pendapatan pengemudi truk saat ini rata-rata di kisaran Rp 8 juta hingga Rp 9 juta per bulan, jadi bisa disebut lebih tinggi dibanding pendapatan fresh graduate saat bekerja kantoran,” katanya disela-sela seremoni apresiasi pengemudi truk dari UD Truck Indonesia di Cilincing, jakarta Utara (03/04/2018)

Masih menurut hematnya, jumlah pengemudi truk kategori 3 dan 5 saat ini di tanah air berkisar 450 ribu orang. Jika dihitung dan ditambahkan dengan pengemudi truk kategori 2, maka jumlahnya mencapai dua juta orang. Akan tetapi apabila dihitung dan ditambahkan dengan jumlah pengemudi kendaraan komersial, maka jumlahnya dapat mencapai hingga lima juta orang.

Sayangnya, perkembangan profesi sopir truk masih sekitar 70 persen berasal dari Pulau Jawa. Atau dengan kata lain belum merata dan tumbuh peminatnya dari wilayah pulau yang lain di tanah air, padahal kebutuhannya semakin meningkat seiring pertumbuhan di tiga faktor saat ini yaitu pertumbuhan ekonomi yang lagi bagus, perkembangan mining (pertambangan) bagus dan infrastruktur bagus.Pendapatan Sopir Truk Menurut Astra International UD Truck Berkisar Antara Rp. 8 Juta Hingga Rp. 9 Juta Perbulan

Hits: 14536

Tinggalkan Balasan