Perawatan bus klasik

Bus Klasik Perlu Perawatan Ekstra, Bagian Apa Saja yang Mesti Dirawat Sih?

Berita Terkini Bus Bus & Truk

Jakarta, MobilKomersial.com – Bagi Anda yang mempunyai sebuah kendaraan, merawat dan memeliharanya adalah sebuah keharusan yang tidak bisa dilepaskan. Sebuah ketekunan dan kejelian sangat diperlukan untuk membuat kendaraan tetap baik dan masih laik jalan tidak terkecuali kendaraan niaga seperti bus. Guna memastikan bus tetap bekerja dengan baik tentunya memerlukan perawatan khusus, baik interior dan eksterior.

Selain itu, bus juga harus dirawat lebih ekstra guna mempertahankan desainnya yang ikonik, serta fungsi mesin sebagai jantung penggerak. Seperti sepuluh bus klasik lintas generasi yang terpajang pada pameran Classic N Unique Bus (INCUBUS) 2018 di JIExpo Kemayoran. Deretan bus-bus itu diklaim masih sanggup beroperasi dan laik jalan walaupun kegunaannya sebatas keperluan tertentu.

Menurut Suranto, salah seorang teknisi senior Perum DAMRI, untuk merawat bus klasik memang diperlukan tenaga dan perhatian lebih, terutama pada bagian mesin. “Pada mesin biasanya komponennya sudah tua dan sulit mendapatkan suku cadang apabila terjadi kerusakan. Blok mesin tua seperti ini sudah tidak diproduksi lagi. Apabila tidak temukan, maka terpaksa menggunakan parts dari merek lain yang modelnya mendekati.” ungkapnya.

Selain bagian blok mesin, Suranto juga menjelaskan sulitnya merawat bagian kelistrikan dan suspensi, ban, serta rem. “Seperti dinamo ampere dan dinamo starter karena masih model lama,” imbuhnya.

Periode pergantian pelumas bus klasik pun juga dipercepat dibandingkan model bus masa kini supaya komponen mesin tetap awet. “Jika bus pada umumnya 20ribu kilometer, bus lawas maksimal 10ribu kilometer sudah harus ganti. Lebih baik ganti oli cepat daripada mesin yang kena aus,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan