BPTJ Siapkan Puluhan Bus Transjabodetabek Saat Ganjil Genap Diberlakukan Mulai 12 Maret

BPTJ Siapkan Puluhan Bus Transjabodetabek Saat Ganjil Genap Diberlakukan Mulai 12 Maret

Jakarta, MobilKomersial.com – Kebijakan ganjil-genap untuk kendaraan yang boleh melintas melalui akses gerbang tol (GT) di Bekasi Barat dan Bekasi Timur akan mulai diberlakukan Pemerintah bersama Jasa Marga mulai 12 Maret 2018. Aturan baru ini berlaku untuk kendaraan. Yakni boleh melintas di tanggal ganjil untuk mobil dengan plat nomor ganjil dan melintas di tanggal genap untuk mobil berplat nomor genap dan akan dijalankan selama hari kerja, Senin sampai Jumat mulai pukul 06.00 sampai 09.00 WIB setiap harinya.

Aturan ini diperkirakan akan memaksa pemilik mobil pribadi beralih ke angkutan umum. Untuk mengantisipasi luberan calon penumpang, Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan antisipasi. Yakni dengan mengerahkan 60 unit bus Transjakarta dari Bekasi Timur dan Bekasi Barat tujuan Jakarta.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menjanjikan akan menyediakan 60 bus Transjabodetabek untuk mengakomodir masyarakat yang akan beralih ke angkutan umum. Ke-60 bus tersebut akan melayani rute dari Mega Mall Bekasi Barat tujuan akhir Plaza Senayan dengan tarif sekali jalan Rp 20.000. “Kita ingin dorong agar orang berpindah ke angkutan massal,” kata Bambang Prihartono.

BPTJ Siapkan Puluhan Bus Transjabodetabek Saat Ganjil Genap Diberlakukan Mulai 12 Maret

Untuk mendukung langkah ini, akan disiapkan kantong parkir di sejumlah titik di Bekasi. Antara lain, di Stadion Patriot, Mal Metropolitan, Mega Mall Bekasi, dan di Bekasi Cyber Park. Agar tidak memberatkan, khusus di Mega Mall Bekasi akan diberlakukan tarif parkir Rp 10.000 per kendaraan berlaku flat dengan menunjukkan bukti tiket naik bus Transjabodetabek kepada petugas parkir saat melakukan pembayaran.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan BPTJ Karlo Manik berharap, program ini mampu mendorong sekitar 3.300 warga Bekasi beralih dari kebiasaan naik kendaraan pribadi ke kendaraan umum.

Dwimawan Heru, AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk, hari ini, Jumat (23/2/2018) mengatakan, pemberlakuan kebijakan ganjil genap di akses tol Bekasi Timur dan Bekasi Barat bertujuan mengurangi kepadatan di Jalan Tol Jakarta Cikampek yang kerap terjadi sejak pembangunan berbagai proyek infrastruktur skala besar di ruas jalan tersebut. “Kebijakan tersebut diambil dalam rangka meningkatkan V/C Ratio dan meningkatkan kecepatan tempuh rata-rata di Jalan Tol Jakarta Cikampek,” kata Dwimawan Heru.

Paket kebijakan penanganan kepadatan Jalan Tol Jakarta Cikampek tersebut merupakan kebijakan terintegrasi yang mencakup semua golongan kendaraan pengguna jalan yang terdiri dari pengaturan jam operasional angkutan barang, prioritas jam Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU), serta pengaturan waktu kendaraan pribadi melalui skema ganjil genap di akses tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Penulis: Arieffandi

Hits: 181

Tinggalkan Balasan