Truk Pembawa Barang Ekspor Minta Dikecualikan Saat Libur Panjang

Truk Pembawa Barang Ekspor Minta Dikecualikan Saat Libur Panjang

Berita Terkini Transportasi

Truk Pembawa Barang Ekspor Minta Dikecualikan Saat Libur Panjang

MobilKomersial.com – Gabungan Perusahaan Eksportir Indonesia atau yang tergabung dalam GPEI meminta kebijakan pemerintah untuk memberikan pengecualian kepada angkutan truk sumbu tiga atau lebih yang mengangkut barang-barang ekspor pada saat pembatasan operasional angkutan barang truk di jalan tol dan nasional yang mulai diberlakukan pada tanggal 22-23 Desember 2017 dan 29-30 Desember 2017.

Akibat kebijakan pemerintah yang memberlakukan kebijakan tersebut, aktifitas ekspor mengalami gangguan. UNtuk itu GPEI meminta untuk dikaji ulang kebijakan tersebut dan memberikan pengecualian kepada truk pembawa barang ekspor atau bahan baku industri yang memiliki orientasi ekspor.

Ketua Umum GPEI

Benny Soetrisno selaku ketua umum GPEI mengatakan pihaknya berharap pemerintah memberikan pengecualian untuk angkutan barang truk pembawa barang-barang ekspor karena kegiatan ekspor mengalami peningkatan pada akhir tahun dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Dan pemerintah juga perlu memberikan pengecualian untuk angkutan truk pembawa bahan baku industri yang orientasinya ekspor dan bahan bakunya dari dalam negeri.

Benny juga menjelaskan peningkatan aktivitas ekspor sudah mulai terlihat sejak Oktober 2017 dan akan mencapai puncak pada Desember 2017. Menurutnya, kenaikan aktivitas ekspor di rata-rata bulan pada kuartal 1, 2, dan 3 bisa mencapai 30%. Terkait dengan besaran kerugian yang akan diderita perusahaan eksportir, Benny mengaku belum melakukan perhitungan.

Senada dengan GPEI, Aptrindo yang merupakan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia melalui wakil ketuanya, Kyatmaja Lookman juga mengatakan pihaknya menyesalkan jika pemerintah tidak melakukan perubahan terkait pembatasan operasional angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih pada jalan tol dan nasional tertentu.

Beliau juga meminta agar pemerintah memetakan jalur-jalur yang dapat dilewati oleh angkutan barang sumbu tiga atau lebih pada 22-23 Desember 2017 dan 29-30 Desember 2017 untuk mencapai kawasan-kawasan industri.

Tinggalkan Balasan