Terminal bus tipe A

Terminal Tipe A di Tegal Gelar Tes Urine untuk Sopir dan Awak Angkutan Umum

Berita Terkini Transportasi

Terminal Tipe A di Tegal Gelar Tes Urine untuk Sopir dan Awak Angkutan Umum

Tegal, MobilKomersial.com – Terminal Tipe A Kota Tegal pada Kamis (28/12) kemarin digelar tes urine bagi sopir dan awak angkutan bus. Sidak pengujian urine itu diadakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal. Tujuannya, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas selama berkendara jelang libur panjang akhir tahun yang dipicu kesiapan kondisi fisik pengemudi baik sebelum dan saat beroperasi.

Kepala BNN Kota Tegal AKBP Windarto menjelaskan untuk lebih mengoptimalkan penjaringan tes urine di kalangan supir dan awak angkutan pihaknya menggandeng Polresta Tegal Kota yang diwakili Kapolsek Sumurpanggang.

Sebab, tes urine bagi pengemudi dan awak angkutan bus juga berfungsi untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas kendaraan serta keselamatan penumpang. Sehingga, selain faktor kecelakaan akibat human errror terkait penyalahgunaan narkoba oleh supir saat berkendara bisa lebih diantisipasi.

“Hasil target (tes urine-red), sebanyak 50 orang meliputi supir, awak angkutan, dan penumpang dinyatakan negatif,” ungkapnya kemarin.

Melalui hasil tes urine, lanjut Windarto, bisa menjadi pertimbangan bagi pengemudi dan awak angkutan mengingat kondisi kesehatan yang harus selalu dijaga. Terlebih, sopir dan awak angkutan memiliki tanggung jawab berat karena harus bisa menjamin keselamatan puluhan bahkan ratusan penumpang agar bisa selamat sampai tujuan.

Sehingga, jangan sampai karena faktor keteledoran atau kondisi fisik yang kurang siap supir atau awak angkutan membahayakan penumpang termasuk menyalahgunakan narkoba.

Sementara itu, Kapolresta Tegal Kota melalui Kapolsek Sumurpanggang Kompol Agus Endro Wibowo menambahkan, dilakukannya tes urine bagi supir dan awak angkutan bus juga sebagai kontrol dan pemetaan titik rawan. Sebab, terminal sebagai lokasi strategis dan tempat umum menjadi target yang berpotensi untuk melakukan transaksi serta peredaran gelap narkoba.

“Untuk pencegahan preventif, kami juga terus mengoptimalkan pemantauan aktifitas mencurigakan di semua titik rawan,” imbuhnya.

 

Sumber : Radartegal.com

Tinggalkan Balasan