Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Berharap Para Supir Truk Pakai Dasi

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Berharap Para Supir Truk Pakai Dasi

Galat basis data WordPress: [Got error 28 from storage engine]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wp_options`

Galat basis data WordPress: [Got error 28 from storage engine]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wp_options`

Galat basis data WordPress: [Got error 28 from storage engine]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wp_options`

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Berharap Para Supir Truk Pakai Dasi

MobilKomersial.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melakukan intensifikasi pengawasan sarana dan prasarana angkutan barang. Hal ini dilakukan menjelang hari libur panjang di akhir tahun yaitu Natal dan Tahun Baru 2017. Kegiatan ini serentak dilaksanakan di 22 provinsi seluruh Indonesia. Sidak pertama dilakukan di kawasan bongkar muat milik PT Puninar Logistik, Cakung, Jakarta Timur.

Budi Setiadi selaku Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyampaikan, kegiatan inspeksi dilaksanakan untuk mengantisipasi tingkat kecelakaan menjelang Natal dan Tahun Baru 2018. Pemeriksaan dilakukan dengan tiga unsur pengecekan, pertama unsur administrasi seperti kartu izin muatan, Kartu Izin Surat Tanda Uji Kelayakan, dan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Lalu di lanjut dengan pemeriksaan unsur teknis utama seperti sistem penerangan, pengereman, kondisi ban, dan badan kendaraan. Terakhir, pemeriksaan unsur teknis penunjang seperti kelayakan kendaraan dan kondisi perlengkapan pengemudi. Untuk kendaraan yang telah lulus pemeriksaan atau ramp check diberikan tanda berupa striker yang dipasang pada kaca depan kendaraan.

“Bagi yang tidak layak, termasuk yang melebihi muatan akan ada tindakan tilang, karena memang bekerja sama dengan pihak kepolisian,” ujar Budi.

Menurut Budi, ke depannya, pengawasan untuk truk bermuatan akan diperketat di pos-pos penimbangan di seluruh Indonesia. Kementerian Perhubungan akan memasang alat khusus di pos penimbangan untuk mengukur berat muatan kendaraan dan menambah personel pengawas. Program tersebut bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sucofindo dan Surveyor Indonesia.

Pada kesempatan itu, Budi meminta kepada Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan agar menginstruksikan kepada pengemudi truk yang sudah memegang lisensi layak beroperasi untuk mengenakan jas dan dasi ketika bekerja. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan performance driver dalam bekerja.

“Supir-supir truk yang sudah bagus-bagus itu seharusnya pakai dasi, seperti di tempat lain, agar profesinya menjadi lebih baik,” ujar Budi.Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Berharap Para Supir Truk Pakai Dasi

Tinggalkan Balasan