home Berita Terkini Tips Cegah Kantuk dan Lelah Saat Berkendara

Tips Cegah Kantuk dan Lelah Saat Berkendara

Tips Cegah Kantuk dan Lelah Saat Berkendara

Jakarta, MobilKomersial.com – Bahaya kelelahan dan mengantuk selama berkendara saat menempuh perjalanan jauh seperti mudik ke kampung halaman, perlu diwaspadai supaya keselamatan Anda dan keluarga atau penumpang tetap terjaga hingga tempat tujuan. Beberapa tips diberikan oleh Wiyatno, instruktur safety driving and safety riding institute yang aktif mengkampanyekan keselamatan berlalu-lintas ini, kepada MobilKomersial.com beberapa waktu lalu.

image-mobkom-tips-cegah-kantuk-dan-lelah-saat-berkendara

Menurut Wiyatno, untuk melakukan perjalanan dengan jarak tempuh cukup jauh, waktu tempuh bukan satu-satunya patokan untuk selamat sampai tujuan. “Sebisa mungkin pengemudi atau pengendara lebih mementingkan kondisi badannya, karena kondisi lalu-lintas di jalan raya lebih berbahaya ketimbang kondisi di sirkuit,” buka jebolan Universitas Airlangga, Surabaya-Jawa Timur ini.

Menurut Nano sapaannya, mengingat jauhnya jarak tempuh saat mudik ditambah kemacetan yang mengular, menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan. Kondisi fisik menurun dirasakan dengan gejala mengantuk yang tak terelakkan, mata lelah dan stres akibat dampak jalanan macet. Kondisi ini lah yang memicu pengemudi mobil dan pengendara motor kehilangan konsentrasi selama di perjalanan.

Untuk dapat menjaga konsentrasi Anda agar tidak buyar, berikut beberapa tips dari Wiyatno, instruktur safety driving and safety riding institute :

  1. Gunakan waktu istirahat atau jam tidur sebelum melakukan perjalanan jarak jauh secara optimal. Artinya, tidur cukup dan berkualitas, karena idealnya orang dewasa butuh 8 jam untuk tidur. Jika selama perjalanan sudah merasa ngantuk, segera menepi dan istirahat yang cukup, sebab rasa kantuk dapat menghilangkan konsentrasi dalam sekejap. Hilangnya kesadaran atau konsentrasi saat mengemudi atau berkendara dalam sekejap, membuat Anda kehilangan kontrol kendaraan dalam hitungan detik yang berakibat memicu kecelakaan apapun kondisinya.
  2. Sebisa mungkin hindari mengemudi atau berkendara lebih dari dua jam. Sebab kemampuan berkonsentrasi rata-rata orang dewasa, tidak dapat terus dipaksakan terlalu lama pada kondisi monoton seperti ketika nyetir mobil atau mengendarai sepeda motor. Jika dipaksakan akan membuat syaraf menjadi lemah yang akan memicu kelelahan. Sebaiknya berhenti dan beristirahat di tempat aman setiap dua atau tiga jam sekali sepanjang perjalanan.

  3. Hindari makanan yang mengandung banyak karbohidrat. Sebab, terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat memang dapat membuat mengantuk. Terutama jika mengonsumsi karbohidrat sederhana, seperti nasi putih dalam jumlah banyak, tanpa dibarengi makanan berserat seperti sayur dan buah. Sebaiknya gantilah makanan selama perjalanan yang mengandung karbohidrat dengan buah-buahan, karena vitamin yang terkandung di dalam buah-buahan dapat membantu menyegarkan badan.

  4. Lakukan olahraga ringan ika badan Anda sudah mulai terasa pegal, lelah dan mengantuk. Tujuannya untuk melancarkan peredaran darah setelah berjam-jam duduk dan berkonsentrasi.
    Seseorang yang kurang olahraga, jantungnya akan terbiasa memompa darah dalam jumlah sedikit ke pusat susunan saraf. Dengan begitu, jumlah oksigen dan nutrisi yang diterima pusat susunan saraf juga sangat minim. Kondisi demikian yang menjadikan otak memerintahkan tubuh untuk beristirahat (tidur), dengan harapan jumlah oksigen dan nutrisi akan naik tanpa adanya aktivitas fisik. Selain itu, kurangnya kadar oksigen dalam ruangan atau mobil juga dapat menyebabkan rasa kantuk yang tidak terelakkan.

Silakan mencoba dan tetap waspada selama berkendara.

Tinggalkan Balasan