home Berita Terkini, Bus & Truk, Truk Tembus 23,17 Km Per Liter, Gunartono Jadi Pemenang Lomba Irit Super Ace Super Challenge 2017

Tembus 23,17 Km Per Liter, Gunartono Jadi Pemenang Lomba Irit Super Ace Super Challenge 2017

Tangerang, MobilKomersial.com – Gunartono, pemilik pick up Tata Super Ace buatan tahun 2016 dari Cengkareng, Jakarta Barat keluar sebagai pemenang dalam lomba adu irit mengemudikan pick up Tata Super Ace bertajuk “Super Ace Super Challenge 2017” yang berlangsung Minggu (26/11/2017) dengan start dari Kelapa Gading Jakarta Utara dan finish di kawasan Alam Sutera, Tangerang.

Dengan menempuh jarak sekitar 60 km, Gunartono sukses membukukan rekor menyetir teririt pick up Tata Super Ace yakni rata-rata 23,17 km per liter solar, mengalahkan peserta lainnya di lomba ini. Ajang “Super Ace Super Challenge 2017” diikuti peserta se-Jabodetabek dan sekitarnya. Mereka berasal dari kalangan pemilik dan pengemudi pick up Super Ace.

Juara dua catat rekor 22,66 km/ltr

Tampil sebagai juara 2 lomba “Super Ace Super Challenge 2017” ini adalah Alham dari Karawang dengan catatan rekor mengemudi irit rata-rata 22,66 km per liter solar. Dan, tampil sebagai juara 3 adalah Dedi Purwanto, dari Jakarta dengan capain rekor menyetir irit rata-rata 20,47 km per liter solar.

Atas kemenangannya ini, Gunartono, Alham dan Dedi Purwanto berhak membawa pulang hadiah sejumlah uang tunai dari PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), agen pemegang merk kendaraan Tata Motors di Indonesia. Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Presiden Direktur TMDI Biswadev Sengupta.

Lomba Irit Super Ace Super Challenge 2017
Lomba Irit Super Ace Super Challenge 2017

Event kali ini merupakan yang kedelapan kalinya diselenggarakan. Peserta mengambil start di SPBU Pertamina kawasan Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Finish di Kawasan Favour Bliss Alam Sutera, Tangerang. Dengan lokasi isi ulang penuh kembali tangki solar di SPBU Coco, Alam Sutera.

Pengetesan konsumsi bahan bakar setiap mobil peserta menggunakan metode full to full. Pemakaian bahan bakar solar dihitung kembali setelah jarak yang ditentukan ditempuh. Hasil pengisian bahan bakar ke posisi penuh kembali akan dibagi dengan jarak tempuh. Saat lomba semua pick up peserta dimuat dengan beban 1 ton.

Pada ajang “Super Ace Super Challenge 2017” sebelumnya, Super Ace telah menunjukan konsumsi bahan bakar yang sangat efisien. Yakni, event di Bandung dengan catatan rekor irit 12,73 km per liter dengan kondisi jalan macet, dan yang tertinggi rekor teririt 27.74 km per liter di event serupa di Kota Tulungagung. Setiap penyelenggaraan kontes ini, kondisi medan bervariasi, situasi lalu lintas beragam dan karakter mengendara yang berbeda-beda. Hasil di tiap kota sejauh ini selama pelaksanaan event ini rata-rata mengambil jarak tempuh 50 sampai 60 km.

 

Penuis: Ariefandi

 

 

Tinggalkan Balasan