home Berita Terkini, Bus “Seat Pitch” Tentukan Kenyamanan Sebuah Bus

“Seat Pitch” Tentukan Kenyamanan Sebuah Bus

“Seat Pitch” Tentukan Kenyamanan Sebuah Bus

Jakarta, MobilKomersial.com – Anda pasti tahu bahwa setiap bus memiliki konfigurasi kursi berbeda-beda. Pada bus malam, konfigurasi bus bisa dibedakan dalam tiga konfigurasi dasar, bangku baris 2-3 (dua kursi di baris kiri dan tiga kursi di baris kanan), bangku 2-2 (dua kursi di baris kiri dan dua kursi di baris kanan), dan 1-2 (satu bangku di baris kiri dan dua bangku di baris kanan).

Bus dengan konfigurasi kursi 2-3 biasanya disebut dengan istilah bus kelas ekonomi. Kelas ini masih dibagi lagi menjadi dua, kelas ekonomi AC dan non AC. Biasanya, operator bus ada yang melengkapi dengan fitur toilet dan smoking area sebanyak satu barus di bagian kabin baris paling belakang.

Bus kelas ekonomi AC dan non AC ini bisa dijumpai pada armada bus PO Sinar Jaya, PO Dedy Jaya, PO Dewi Sri, PO Luragung, PO Primajasa yang melayani trayek dari Jabodetabek ke kota-kota di sekitar Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Bus dengan konfigurasi kursi 2-2 biasanya terbagi dalam tiga kelas, bus kelas Patas, kelas VIP dan kelas Eksekutif. Pembedaan diantara ketiga kelas ini terletak pada jarak susunan antar-bangku depan dengan belakangnya.

Pada bus kelas Patas, jarak antar-bangku lebih rapat jika dibandingkan bus kelas VIP dan kelas Eksekutif. Pada bus berukuran besar, biasanya kelas Patas terdiri dari 9 baris di sisi kiri dan 11 baris di sisi kanan. Misalnya pada armada PO Harapan Jaya yang melayani kota-kota dari Jabodetabek ke Jawa Timur. Ada juga yang dikonfigurasi 10 baris di sisi kiri dan 11 baris di sisi kanan. Misalnya di armada kelas Patas PO Rosalia Indah.
Bus Kelas VIP biasanya jarak antar baris bangkunya sedikit lebih longgar. Yakni 8 baris. Ada juga di beberapa PO tertentu dibuat 9 baris karena busnya menggunakan tipe sasis yang lebih panjang.
Bus kelas Eksekutif biasanya seat pitch-nya paling longgar, jadi kaki bisa selonjor full tanpa harus khawatir terbentur bangku di depannya. Jumlah baris kursi bus kelas Eksekutif biasanya 7 baris saja. Pada armada bus kelas Eksekutif perusahaan otobus tertentu malah ada yang dibuat hanya 6 baris.
Bus kelas eksekutif ini biasanya dilengkapi fasilitas tambahan berupa selimut, leg rest, fopot rest, toilet, dan smoking area. Fitur audio-video biasanya menjadi ftur standar di hampir semua bus malam kelas Patas ke atas.
Pada dasarnya, pengusaha bus bisa dengan cepat mengubah atau  menyesuaikan kelas bus di jajaran armadanya sesuai kebutuhan, karena bangku atau kursi penumpang di bus buatan hampir semua karoseri saat ini, teknik pemasangannya menggunakan sistem rel.

Jadi, tenaga mekanik di perusahaan otobus bisa dengan mudah menambah atau mengurangi susunan bangku di setiap armada bus yang akan dijalankan.

Semakin longgar susunan dan jarak antar-bangku (seat pitch), penumpang akan semakin dibuat nyaman karena ruang kaki menjadi lebih luas.

Penulis: M. Arif

Tinggalkan Balasan