home Berita Terkini, Tips Inilah Berberapa Etika yang Harus Dimiliki Saat Berlalu Lintas

Inilah Berberapa Etika yang Harus Dimiliki Saat Berlalu Lintas

MobilKomersial.com – Etika yang Harus Dimiliki Saat Berlalu Lintas. Apakah Anda sudah mengerti benar tentang tata cara mengemudi yang baik? Atau Anda sudah mengerti tata cara berlalu lintas?. Sering sekali terjadi kecelakan lalu lintas karena kecerobohan atau ketidak tahuan sesorang terhadap etika berlalu lintas, saling serobot dan saling tidak mau mengalah adalah hal yang sering terjadi dijalan, akibatnya orang-orang di sekitar dirugikan dengan adanya senggolan atau tabarakan yang terjadi karena tidak ada yang mau mengalah satu sama lain.

Sebenarnya berperilaku santun dan saling menghormati sangat dibutuhkan saat berlalu lintas, karena bisa mengurangi gesekan emosional maupun saling senggol dijalanan.

Sebaiknya sebelum melakukan aktivitas berkendara, Anda melakukan hal berikut :

Sepeda motor :

Periksa kondisi kendaraan (rem, ban, lampu besar atau lampu isyarat, kaca spion dll) pastikan dalam kondisi baik.

Mobil :

Periksa kondisi kendaraan (rem, ban, lampu besar/ lampu utama, lampu isyarat/ lampu sen, minyak rem,  kaca spion, air accu, air radiator, cek oli) pastikan dalam kondisi baik.

Setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan kendaraan bermotor, perlengkapan roda 4 atau lebih sekurang- kurangnya terdiri atas

  1. Sabuk keselamatan/ sabuk pengaman
  2. Ban cadangan
  3. Segitiga pengaman
  4. Dongkrak
  5. Pembuka roda
  6. Pertolongan pertama pada kecelakaan/kotak P3K
  7. Helm atau rompi bagi pengemudi roda 4 atau lebih yang tidak memiliki rumah-rumah.

Kesiapan pengemudi :

  • Kondisi fisik yang prima
  • Identitas diri berupa sim sesuai dengan kendaraan yang dikemudikan
  • Stnk sesuai jenis kendaraan
  • Serta surat lainnya

Khusus sepeda motor/R2 atau kendaraan R4 terbuka atau tanpa rumah-rumah, agar menggunakan helm standar (SNI) yang baik dan benar, pastikan tali sudah terpasang atau bunyi klik.

Kesiapan dalam mentaati aturan lalu lintas :

  1. Setiap orang yang menggunakan jalan harus berperilaku tertib.
  1. Setiap pengemudi kendaraan bermotor di jalan wajib mematuhi ketentuan :
  • Rambu- rambu lantas
  • Marka jalan
  • Alat  pengatur lalu lintas
  • Berhenti dan parkir
  • Gerakan lalulintas
  • Pengaturan bunyi dan suara
  • Kecepatan maksimal

Saat Berkendara sebaiknya perhatikan hal-hal ini :

Pengguna jalur:

  1. Dalam berlalu lintas pengguna jalan harus menggunakan jalur jalan sebelah kiri.
  2. Pengguna jalan selain jalur sebelah kiri dapat dilakukan apabila :
  • Pengemudi bermaksud akan melewati kendaraan di depannya.
  • Atau di perintahkan oleh petugas kepolisian RI untuk digunakan sementara sebagai jalur kiri.
  • Sepeda motor, kendaraan yang kecepatan lebih rendah atau bawa barang.
  • Jalur kanan hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecepatan lebih tinggi atau, kendaraan yang akan mendahului  atau merubah arah

Sabuk keselamatan / safety belt

Setiap  pengemudi dan penumpang R4 atau lebihyang duduk di sebelah wajib menggunakan sabuk keselamatan.

Tata cara melewati :

  1. Mengemudi kendaraan bermotor yang akan melewati kendaraan lain harus menggunakan lajur/ jalur sebelah kanan dari kendaraan yang akan dilewati/ mempunyai jarak pandangyang bebas dan tersedia ruas yang cukup bagi kendaraan yang akan di lewati.
  2. Dalam keadaan tertentu pengemudi dapat menggunakan lajur jalan sebelah kiri yang tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan lalu lintas.
  3. Apabila kendaraan yang dilewati telah memberi isyaratakan menggunakan lajur atau jalur kanan,pengemudi yang dimaksud dilarang melewati kendaraan tersebut.

Berpapasan:

  1. pengemudi yang berpapasan dengan kendaraan lain dari    arah yang berlawanan pada jalan dua arah yang tidak dipisahkan secara jelas, wajib ruang gerak yang cukup disebelah kanan kendaraan.
  2. pengemudi sebagaimana  dimaksud jika terhalang oleh suatu rombongan atau pengguna jalan lain di depannya wajib mendahulukan kendaraan yang dari arah yang berlawanan.

Tanjakan dan turunan :

Pada jalan yang menanjak atau menurun yang tidak memungkinkan bagi kendaraan untuk saling berpapasan pengemudi yang arahnya menurun wajib memberikan kesempatan jalan kepada kendaraan yang mendaki.

Belokan atau simpangan :

  1. Pengemudi kendaraan yang akan berbelok atau berbalik arah wajib mengamati situasi lalu lintas di depan, di simpang dan di belakang. Kendaraan serta memberikan isyarat dengan lampu petunjuk arah atau isyarat tangan.
  2. Pengemudi kendaraan yang akan berpindah lajur atau bergerak kesamping wajib mengamati situasi lalu lintas di depan di samping dan dibelakang kendaraan serta memberikan isyarat.

Persimpangan :

Pada persimpangan sebidang dengan alat pemberi isyarat lalu lintas, pengemudi wajib memberikan hak utama kepada:

  1. Kendaraan yang datang dari arah depan dan atau dari arah cabang persimpangan yang lain, jika hal itu dinyatakan dengan rambu lalin dan marka jalan.
  2. Kendaraan dari jalan utama jika pengemudi tersebut datang dari cabang persimpangan yang lebih kecil.
  3. Kendaraan yang datang dari persimpangan sebelah kiri jika cabang persimpangan empat.
  4. Kendaraan yang atang dari arah cabang sebelah kiri dipersimpangan 3 (tiga) yeng tegak lurus.
  5. Jika persimpangan dilengkapi dengan alat pengendali yang terbentuk bundaran, pengemudi harus memberikan hak utama kepada kendaraan lain yang datang arah kanan.

Perlintasan kereta api :

Pada perlintasan antara jalur kereta api dan jalan pengemudikendaraan wajib :

  1. Berhenti kalau sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup atau ada isyarat lain.
  2. Mendahulukan kereta api, dan
  3. Memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintasi rel.

Kecepatan pengemudi  kendaraan di jalan dilarang :

  1. Mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan paling tinggi yang di tetapkan secara nasional atau berdasarkan kawasan perkampungan, perkotaan, jalur antar kota dan jalan bebas hambatan.
  2. Berbalapan dengan kendaraan lain.
  3. Batas kecepatan paling rendah pada jalan bebasditetapkan dengan batas absolut.

Memperlambat kendaraan :

  1. Pengemudi harus memperhatikan kendaraan sesuai dengan rambu-rambu lalu lintas.
  2. Pengemudi harus memperlambat kendaraan jika :
  • Akan melewati kendaraan umum yang sedang  menurunkan/ menaikan penumpang.
  • Akan melewati kendaraan tidak bermotor yang di tarik oleh hewan.
  • Cuaca hujan/ genangan air
  • Memasuki kegiatan masyarakat yang belum dinyatakan dengan rambu lalu lintas.
  • Mendekati persimpangan atau perluasan kereta api
  • Melihat atau mengetahui ada pejalan kaki yang akan menyeberang.
  • Pengemudi yang akan memperlambat kendaraan harus mengatur situasi lantas di simpang dibelakang kendaraan dengan cara tidak membahayakan kendaraan lain.

Hak pejalan kaki dalam berlalu lintas :

  1. Pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung berupa trotoar, tempat penyeberangan dan fasilitas lain.
  2. Pejalan kaki berhak mendapat prioritas pada saat menyeberang jalan ditempat penyeberang.
  3. Dalam hal tersedia fasilitas sebagaimana di maksud dengan pejalan kaki berhak menyeberang di tempat yang dipilih dengan memperhatikan keselamatannya.

Hak utama pengguna jalan untuk kelancaran Pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan sebagai berikut :

  1. Kendaraan pemadam kendaraan yang sedang   melaksanakan tugas.
  2. Ambulance yang mengantar orang sakit
  3. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
  4. Kendaraan pimpinan lembaga negara RI
  5. Iring-iringan mengantar jenazah
  6. Konvoi dan atau kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas kepolisian.

 

Sumber : salamedukasi.com

 

Tinggalkan Balasan