home Berita Terkini, Sports Tim Achilles Pakai Ban ATR-K Sport di ISSOM Seri Kelima

Tim Achilles Pakai Ban ATR-K Sport di ISSOM Seri Kelima

Bogor, MobilKomersial.com – Ajang Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) Tahun 2017 seri ke-5 kembali digelar pada Minggu (22/10) kemarin. Meskipun cuaca sempat mendung tapi kembali cerah, hal itu menambah semangat pembalap Tim Achilles yang turun pada kelas Euro 2000cc dan Euro 3000cc. Dalam balapan tersebut, Tim Achilles menggunakan ban Motorsposrt andalan yakni ATR K Sport.

ATR-K Sport adalah ban yang dirancang khusus untuk kompetisi balap karena memiliki desain yang agresif untuk memaksimalkan grip dan meminimalkan energy-loss pada saat cornering, dan desain alurnya memastikan bahwa kontak maksimum dapat terjadi antara ban dan jalanan, memberikan Lap time yang cepat.

Seperti pada seri sebelumnya, Achilles menjadi satu-satunya ban yang dipercaya dalam Kejuaraan Nasional European Touring Car Championship Ke-6 sepanjang tahun 2017. ETCC sendiri merupakan ajang kejuaraan balap mobil Eropa yang diselenggarakan dalam rangkaian kompetisi balap Indonesia Sentul Series of Motorsport 2017.

Akhmad Nursyamsu selaku Head of Brand Activation and Sport Activity menyampaikan “Acara hari ini berjalan lancar dan melalui dukungan ban Achilles ATR K Sport ini kami mengharapkan dapat membantu para pembalap untuk mencatatkan waktu terbaik mereka,” ucapnya.

Seri Euro 2000cc dimulai pada pukul 13.30 dengan total 12 Laps, membawa Radityo Mahendra pada kelas Master unggul menjadi yang pertama menyelesaikan sirkuit dengan total waktu 21:59:213, disusul dengan Aldio Oekon pada kelas Master dengan total waktu 22:17:298.

Untuk seri Euro 3000cc dimulai pada pukul 14.50 dengan total 12 Laps, membawa Setiawan Santoso pada kelas Pro menjadi yang pertama dengan total waktu 20:49:688 dan disusul oleh Ahmad Fadillah pada kelas Pro dengan total waktu 21:00.897.

Berada pada posisi ke-2 kelas Pro pada seri Euro 2000cc, Zharfan Rahmadi menuturkan bahwa keikutsertaannya kali ini bisa dibilang beruntung. “Awal mobil gak bisa jalan karena ada trouble di mesin, lalu akhirnya saya pinjam mobil Mas Dwi. Walaupun mulai start agak dibelakang, tapi beruntungnya di depan ada tiga mobil juga yang trouble,” pungkasnya.

Kejadian itu diklaim pihak Achilles karena pembalap menggunakan ATR K Sport yang selalu memberikan performa yang terbaik yang berujung mampu menyusul pembalap lainnya. “Jadi, untuk persiapan seri terakhir nanti, pastinya saya harus persiapkan mesin dan mental lagi agar bisa menjadi yang pertama!” kata Zharfan menerangkan.

Adapun ISSOM selanjutknya yaitu seri ke-6 akan kembali diselenggarakan pada bulan November 2017 mendatang.

Tinggalkan Balasan