home Berita Terkini, Tips Jangan Gunakan Air Keran Untuk Radiator Anda

Jangan Gunakan Air Keran Untuk Radiator Anda

Jangan Gunakan Air Keran Untuk Radiator Anda.

MobilKomersial.com –  Radiator merupakan salah satu komponen yang cukup penting dalam sebuah kendaraan. Satu komponen penting yang ada pada radiator kendaraan bermotor adalah cairan. Tanpa itu, radiator tidak akan bisa berfungsi dengan baik.

Coolant merupakan cairan terbaik yang wajib digunakan. Kenapa? karena air coolant atau air radiator berfungsi sebagai cairan pendingin yang menjaga temperatur mesin agar tetap stabil.

Coolant mengalir didalam radiator mesin. Pada proses mendinginkan temperatur mesin, coolant akan memuai akibat panasnya suhu coolant dan tingginya tekanan coolant itu sendiri. Pada saat ini coolant akan mengalir menuju tabung reservoir (Tabung reservoir air radiator berfungsi untuk menampung muaian coolant/air radiator) untuk didinginkan sebelum mengalir ke radiator kembali.
Dibanding air biasa, coolant punya beberapa kelebihan. Di antaranya adalah anti karat, lebih baik dalam menghantarkan panas, dan lebih awet karena titik didihnya lebih dari air, di atas 100 derajat celsius.

Bagi sebagaian orang, menggunakan air keran untuk mengisi air radiator sering kali digunakan. Selain mudah dalam mendapatkannya, air keran juga murah meriah.

Akan tetapi, ternyata air keran adalah cairan yang dapat merusak radiator kendaraan anda. Usahakan cairan ini dihindari sama sekali, karena air ini bisa buat logam jadi berkarat. Selain itu cairan tersebut bisa merusak beberapa komponen lainnya.

Penggunaan air biasa akan mempermudah terjadinya karat di saluran air. Kecuali dalam kondisi darurat, air radiator bisa diisi dengan air biasa. Setelah kondisi normal segera lakukan pengurasan air radiator dan isi kembali dengan radiator coolant.

Sifat air murni akan mendidih saat suhu mencapai 100 derajat celcius. Nantinya saat air mendidih akan menguap. Karena mudah menguap, maka air akan cepat habis, bahkan pendinginan tidak maksimal dan membuat mesin cepat panas.

Apabila tidak ada air coolant, dapat menggunakan air bekas AC, atau air aki berwarna biru. Dua cairan ini, meski kualitasnya berada di bawah coolant, juga dapat diandalkan dalam mendinginkan mesin.

Tinggalkan Balasan