home Berita Terkini, Tips Beberapa Tips Sederhana Agar Rem Mobil Anda Tetap Maksimal

Beberapa Tips Sederhana Agar Rem Mobil Anda Tetap Maksimal

MobilKomersial.com –  Beberapa Tips Sederhana Agar Rem Mobil Anda Tetap Maksimal. pengereman merupakan salah satu mekanisme paling penting dalam keselamatan berkendara, Karena fungisnya, selain untuk menjaga keamanan pengendara juga orang-orang disekitarnya. Karena rem merupakan perangkat mekanis dan menjadi komponen vital, maka dibutuhkan perawatan secara teratur dan berkala. Pendeteksian setiap hari membantu mengurangi risiko kecelakaan yang disebabkan hilangnya kinerja rem. Perawatan dan pemeriksaan secara periodik dan sederhana bisa dilakukan setiap hari.

Berikut tips singkat dalam merawat rem pada kendaraan pribadi.

Ada baik saat mencuci mobil pilihlah tempat pencucian yang lebih profesional. Biasanya, tempat-tempat tersebut lebih detail saat mencuci bagian-bagian terdalam, seperti pelek, cakram, dan dudukan brake pad. Jika cakram dan brake selalu bersih dari kotoran tanah, maka kinerja pengereman pun otomatis terjaga baik.

Untuk komponen brake pad. Dianjurkan per 10.000 kilometer dilakukan pengecekan maupun kebersihan bagian dalamnya. Bawa ke bengkel profesional atau resmi untuk layanan pembersihan debu atau kotoran, termasuk juga di kanvas, tromol, dan cakram. Jika debu atau kotoran tanah jarang dibersihkan akan menimbulkan efek gores di piringan atau brake pad.

Pengereman hidrolik, pemeriksaan rutin dianjurkan minimal setiap kendaraan sudah menempuh jarak 40.000 kilometer.

Kemudian kapan proses penggantian komponen. kenali indikasinya saat berkendara, yakni jika saat pengereman timbul getaran yang lebih dari biasanya saat mengerem.

Lakukan pengetesan dengan jarak beberapa meter, lalu maju mundurkan kendaraan kemudian injak pedal rem. Jika sudah meyakinkan, silahkan jalan

ABS dan Non ABS

Saat ini, sistem pengereman terbagi dua tipe, Ada yang Non ABS dan ada juga yang sudah dilengkapi fitur ABS (sistem rem anti terkunci).

ABS adalah teknologi rem yang mampu menghindari terkuncinya rem pada saat dilakukan pengereman sekaligus. Sedangkan non ABS sebaliknya.

Untuk sistem rem non ABS, dianjurkan melakukan pengereman secara bertahap atau dikocok dalam kondisi kendaraan cepat, agar tidak terjadi overheat saat pegereman. Karena, jika rem sampai terkunci maka efeknya kendaraan tidak bisa dikendalikan, di mana saat setir dibelokkan ke kiri mobil malah akan ke kanan dan sebaliknya.

Tinggalkan Balasan