home Berita Terkini, Bus & Truk, Mancanegara, Truk Tesla Akan Luncurkan Truk Listrik yang Mampu Tempuh Jarak 300 Mil

Tesla Akan Luncurkan Truk Listrik yang Mampu Tempuh Jarak 300 Mil

Tesla Akan Luncurkan Truk Listrik yang Mampu Tempuh Jarak 300 Mil

Jakarta, MobilKomersial.com – Tesla Motors, produsen kendaraan berbasis listrik asal Amerika Serikat yang dikenal dengan kendaraan sporty, rencananya akan menghadirkan truk elektrik dengan kemampuan tempuh hingga 300 mil dalam satu kali pengisian daya. Truk tersebut akan digunakan untuk komersil dalam jarak regional.

Tesla sendiri telah mengerjakan truk semi listrik pada Juli 2016 lalu. Truk-truk tersebut kemungkinan akan didukung oleh baterai Tesla, dan dilengkapi dengan rangkaian sensor mobil yang digunakan untuk teknologi penggerak otomatis Autonom.

Chief Executive Officer (CEO) Tesla Elon Musk menerangkan Tesla Semi Truck merupakan daftar kendaraan elektrik terbaru buatan Tesla, “Prototipe truk akan selesai bulan depan (red:Setember),” ujarnya.

Lebih Tahan Lama

Musk mengklaim, baterai yang digunakan truk tidak kalah dengan bahan bakar minyak yang ada saat ini. Saat ini tangki bahan bakar truk konvensial bila terisi penuh bisa menempuh jarak hingga 1000 mil. Namun demikian Musk menjamin truk Tesla tidak akan kalah meski menggunakan baterai.

Executive Operator Ryder System Inc Scott Perry mengatakan, pihaknya akan bertemu dengan Tesla dalam waktu dekat untuk membahas soal teknologi truk.

Pengembangan Teknologi Baterai

Mengenai sumber energi yang menggunakan baterai, Tesla hanya memberitahukan informasi bahwa para peneliti sudah mengembangkan teknologi baterai tersebut. Namun pihak Tesla belum mau membocorkan perihal kemampuan baterai bertahan, atau harga yang dihabiskan untuk pengisian ulang daya baterai.

Sampai saat ini Tesla merupakan salah satu perusahaan yang menggarap teknologi otonom. Hanya saja, Tesla belum mengajukan lisensi untuk melakukan pengujian otonom untuk truk miliknya.

Adam Jonas dari Morgan Stanley, analis Tesla, memproyeksikan semi Tesla juga akan mulai dijual pada 2020 dengan biaya sekitar 100 ribu USD atau Rp 1,3 miliar, jika operator truk menyewakan baterai secara terpisah.

Tinggalkan Balasan