home Berita Terkini, Tips Kebiasaan Buruk yang dapat Mengundang Kecelakaan

Kebiasaan Buruk yang dapat Mengundang Kecelakaan

nyetir sambil telp dan smsKebiasaan Buruk yang dapat Mengundang Kecelakaan

Jakarta, MobilKomersial.com – Berkendara tidak hanya mementingkan keselamatan diri sendiri, namun tentunya untuk kepentingan orang banyak. Oleh karena itu, penting bagi siapa saja untuk mengetahui etika dan hal apa saja yang harus dihindari dalam berkendara agar tetap memberikan keamanan dan keselamatan bagi siapa saja.

Pentingnya kesadaran defensive driving atau perilaku mengemudi yang memungkinkan pengendara terhindar dari masalah, baik yang disebabkan oleh orang lain atau diri kita sendiri perlu ditanamkan bagi siapa saja terutama pengguna kendaraan. data statistik internasional melaporkan bahwa terjadi 1,5 juta kecelakaan setiap tahunnya, atau lebih dari 4.000 kecelakaan setiap harinya.

Hal tersebut tidak dilepas dari kelalaian pengemudi dengan kebiasaan buruknya yang membawa kecelakaan. Lalu kebiasaan apa saja yang harus dihindari supaya tidak terjadi kecelakaan saat berkendara:

Merokok

Rokok tidak hanya buruk bagi kesehatan bagi perokok aktif dan pasif, merokok juga dapat memberikan efek buruk untuk konsentrasi terlebih lagi saat mengemudi. Merokok saat mengemudidapat membawa pengemudi dan penumpang dalam kondisi yang berbahaya.

Makan dan Minum

Kebiasaan ini jangan dianggap remeh. Sebagian orang yang memiliki aktivitas atau pekerjminum sambil berkendaraaan yang banyak terkadang lupa untuk makan dan minum tepat waktu, hingga mereka yang sibuk terkadang makan dan minum saat berkendara. Hal tersebut juga mengganggu konsentrasi saat mengemudi mata dan pikirannya tidak terpusat sepenuhnya pada apa yang ada disekitar jalan, hingga dapat juga menyebabkan kecelakaan.

Menggunakan Ponsel

Penggunaan ponsel saat mengendarai juga tidak disarankan. Meskipun menggunakan hands free , menggunakan HP saat berkendara jauh lebih berbahaya daripada berkendara saat mabuk. Bahaya penggunaan ponsel saat berkendara tidak hanya pada cara menggunakannya, melainkan lebih pada topik pembicaraan atau apa yang sedang dibicarakan, dibaca, atau didengar pengemudi saat berkendara.

Pengaruh bahayanya adalah saat menggunakan ponsel otak pengemudi dipaksa berpikir hal penting yang dapat memancing emosi dan lainnya yang dapat membuat salah fokus dan tidak konsentrasi saat mengemudi. Penelitian Internasional menunjukkan bahwa ber-SMS saat berkendara 6 kali lebih memungkinkan menyebabkan kecelakaan dibandingkan berkendara saat mabuk. Hampir 23% kecelakaan disebabkan oleh pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara. Jadi sebaiknya kita hindari using-smartphonepenggunaan ponsel saat berkendara demi keselamatan diri sendiri dan orang banyak.

Mengkonsumsi Alkohol

Minuman beralkohol seperti (Bir,Wine,Cocktail, dan sejenisnya) dapat menyebabkan gangguan koordinasi pikiran, penglihatan, kehilangan kemampuan berpikir secara jernih pandangan pengemudi yang mabuk atau mengkonsumsi alkohol menjadi kabur, tidak jelas, atau salah fokus hingga tidak menyadari keberadaan pejalan kaki, kendaraan lain, benda atau bangunan disekitar jalan. Mengkonsumsi alkohol baik sebelum atau saat berkendara dapat mengurangi kemampuan bereaksi. Hal tersebut dapat membuat pengemudi itu sendiri menjadi lambat bereaksi disaat seharusnya mengerem atau berhenti, hingga dapat menyebabkan kecelakaan.

Mengkonsumsi Obat-obatan Terlarang (NAPZA)

Obat-obatan terlarang atau NAPZA (NArkoba Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya) jelas dapat merusak kesehatan dan kehidupan seseorang. Namun masih ada saja orang-orang yang menggunakan obat-obatan seperti depressants dapat melemahkan koordinasi sistem susunan syaraf pusat. hallucinogens (marijuana, LSD, hashish) dapat merubah persepsi otak, dan narcotics atau narkotika (heroin, Cocaine, morphine, putauw) dapat melemahkan syaraf reaksi secara kuat.

Penggunaan obat-obatan tersebut dapat merusak system kerja otak dan membawa pengguna berhalusinasi hingga tak pelak terjadi kecelakaan yang seharusnya dapat dihindari. Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) mengatakan bahwa pengaruh lingkungan sosial mengambil peran penting dari peristiwa kecelakaan lalu lintas, seperti alkohol dan obat-obatan.

Tinggalkan Balasan