home Advertorial, Berita Terkini, Bisnis Motor, Mancanegara, Motor Bajaj kah atau Harley Davidson Yang Akan Mengakuisisi Ducati ?

Bajaj kah atau Harley Davidson Yang Akan Mengakuisisi Ducati ?

MobilKomersial.com – Ducati kini berada di bawah naungan VW Group (Volkswagen) yang tengah dilanda krisis keuangan. Seperti diketahui, VolksWagen Group terlibat skandal emisi gas yang berlangsung dari tahun 2015. Agar perusahaan dapat terus berlangsung, VW Group sebagai induk Corporate dari Ducati berniat akan melepas Ducati untuk menyelamatkan kondisi keuangan perusahaan yang tengah goyah.

Dilansir dari motorbeam.com,  beberapa pabrikan besar terdengar sangat berminat dengan Ducati. Bukan pabrikan asal jepang seperti Yamaha ataupun Honda yang berminat, akan tetapi dua pabrikan besar asal India seperti  HERO  MotoCorp,  TVS motors  dan Royal Enfield    dikabarkan berminat untuk meminang pabrikan asal italia tersebut. Akan tetapi mereka mundur dikarenakan harga yang ditawarkan untuk meminang Ducati sangat tinggi, berkisar antara 1,4 hingga 1,5 miliar euro.

Sementara itu di kutip dari www.india.com,   BAJAJ AUTO   yang juga pabrikan asal India dikabarkan sedang dalam tahap penjajakan untuk dapat meminang Ducati. BAJAJ memang memiliki finansial yang sangat kuat. Hal ini pernah dibuktikan BAJAJ AUTO saat mengakuisisi sebuah brand ternama asal Austria, KTM.  Saat itu Bajaj membeli saham KTM   sebesar 49% dan sekaligus menjadikan BAJAJ AUTO sebagai pemegang saham mayoritas dari KTM Austria tersebut.

Saat itu tidak ada yang menyangka brand sebesar KTM dapat diakuisisi oleh BAJAJ AUTO  pabrikan asal India yang keberadaannya di pandang hanya sebelah mata.  Agresifnya pabrikan India ini dikenal sangat intens bekerjasama dengan merek-merek yang sudah lebih dulu terkenal, seperti Kawasaki dan Bajaj yang terjadi di beberapa negara di dunia termasuk di Indonesia dan India.

Akan tetapi, langkah yang diambil BAJAJ AUTO ini terhalang oleh keberadaan Harley Davidson.   Pabrikan asal paman SAM ini dikabarkan juga sangat bernafsu dengan Ducati.  Bukti keseriusan Harley Davidson ini  dengan menunjuk Goldman Sachs untuk menangani transaksi tersebut.

Goldman Sachs merupakan bank Investasi global yang memiliki reputasi sebagai “Perunding yang handal”.  Selain itu Goldman Sachs juga termasuk pedagang raksasa dalam obligasi pemerintah Amerika dan sejak 1906 sudah mencatatkan IPO di beberapa perusahaan yang berbeda.

Akan tetapi, Apabila BAJAJ AUTO berhasil memenangkan pertarungan ini, merupakan pencapaian yang sangat luar biasa, Karena untuk kedua kalinya sebuah pabrikan yang dipandang sebelah mata asal India dapat mengakuisisi brand ternama sekelas Ducati  setelah  KTM   asal Austria tentunya.

Tinggalkan Balasan