Bagaimana Merawat Kendaraan Selepas Terkena Banjir

Bagaimana Merawat Kendaraan Selepas Terkena Banjir

MobilKomersial.com – Bagaimana Merawat Kendaraan Selepas Terkena Banjir. WD-40, sebuah perusahaan asal San Diego, California, melalui salah satu produk yang dimilikinya, yaitu WD-40 Multi-Use Product, mampu memudahkan para pencinta otomotif untuk memberikan perawatan prima untuk kendaraan mereka.

Perawatan kendaraan pasca banjir

dapat dilakukan dengan menggunakan WD-40 Multi-Use Product. Salah satu dari kelima fungsinya adalah menghilangkan kelembaban untuk mencegah mesin mogok dikarenakan busi terkena air saat banjir. Cukup semprotkan WD-40 Multi-Use Product pada busi dan rumah busi mobil/kendaraan Anda untuk mencegah mesin motor mogok. WD-40 Multi-Use Product dapat diaplikasikan pada busi sebelum atau sesudah terkena banjir.

Ampuh

Kedua cara tersebut sangat ampuh untuk melancarkan perjalanan Anda dalam beraktivitas. Selain itu, ada 4 fungsi lain dari WD-40 Multi-Use Product, yaitu melumasi, membersihkan, penetrasi dan melindungi (anti karat). Banyak konsumen di Indonesia belum mengetahui sepenuhnya kelima fungsi tersebut, yang sebenarnya sangat baik dalam melindungi kendaraan Anda, terlebih pada saat hujan atau banjir.

Berikut rincian kelima fungsi tersebut:

1.Menghilangkan kelembaban: berguna untuk melindungi busi dan rumah busi dari air atau kelembaban sehingga dapat mencegah kendaraan mogok saat berkendara pada saat hujan.

2.Melumasi: berguna untuk melumasi bagian engsel motor, seperti kopling dan kopling tangan, dan dapat juga digunakan untuk membersihkan rantai sebelum pelumas rantai WD-40 diaplikasikan untuk memaksimalkan pelumasan dan rotasi pada rantai.

3.Membersihkan: Sangat ampuh untuk membersihkan seluruh bagian badan motor, terlebih di saat hujan dan kotoran seperti, aspal, debu dan lain sebagainya, menempel pada bagian badan motor.

4.Penetrasi: Banyak konsumen di Indonesia menggunakan produk WD-40 Multi-Use Product untuk membuka baut ban yang keras. Inilah fungsi penetrasi WD-40, cairan yang mudah menyebar dan masuk ke dalam celah terkecil sekalipun. Inilah yang membuat pekerjaan sulit menjadi mudah, terlebih pada saat hujan, saat mur pada ban sangat sulit dibuka karena terkena air kotor dan bercampur dengan oli basah.

5.Melindungi: Inilah fungsi yang sudah sangat dikenal di kalangan konsumen. Banyak yang menyebutnya sebagai “anti karat”. Memang benar, anti karat adalah fungsi yang hampir tidak dimiliki oleh kompetitor lain, dan ini sangat baik untuk mesin kendaraan atau bagian logam pada mesin, terlebih pada saat hujan, yang dapat mengakibatkan mesin berkarat. Penggunaan WD-40 Multi-Use Product secara teratur dapat mencegah karat dan korosi pada mesin.

WD-40

yang telah hadir di Indonesia lebih dari 30 tahun dan memiliki lebih dari 2000 fungsi atau kegunaan, banyak digunakan di industri otomotif komersial.

WD adalah kepanjangan dari Water Displacement (penghilang kelembaban), yang formulasi cairannya disempurnakan pada upaya ke-40.