PO ALS: “Raja Jalanan Sumatera” Tetap Eksis Dalam Pesatnya Persaingan Otobus (Bag. 1)

Berita Terkini Bisnis Bus & Truk Bus Bus & Truk
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

Jakarta, MobilKomersial.com – Bagi pengguna bus malam yang sering melakukan perjalanan ke Pulau Sumatera mungkin tidak asing lagi dengan bus ALS atau PO Antar Lintas Sumatera. PO ini merupakan salah satu perusahaan otobus tertua di Pulau Sumatera yang kini memasuki generasi kedua dan ketiga dari pendiri pertamanya almarhum H. Sati Lubis dan beberapa pendiri lainnya.

Menurut H. Indra Lubis, PO ALS yang juga sering diberi julukan sebagai “Raja Jalanan Sumatera” didirikan pada 29 September 1966 dan mengawali usahanya dari Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Pada awalanya, PO ini menggunakan mobil Chevrolet tipe C50. Kemudian seiring kebutuhan kendaraan angkutan yang tahan akan kondisi jalan di Sumatera, maka pada tahun 1980 PO ALS menggunakan Mercedes-Benz tipe 813 sebanyak 10 unit. Hingga kini ALS memiliki 400 unit armada buatan Jerman tersebut.

Pernah Mengalami Masa Sulit
H. Indra menambahkan, tekad Haji Sati Lubis bersama pendiri lainnya sudah bulat yakni ingin menjadikan PO ALS sebagai perusahaan yang memberikan jasa pelayanan dalam bisnis jasa transportasi di wilayah Sumatera. Pada masa itu, daerah-daerah yang ada di wilayah Sumatera masih sangat sulit untuk dijangkau oleh kendaraan yan berjarak tempuh jauh karena lintasan jalan yang masih belum bagus. Hal tersebut tidak menyurutkan Alm. H. Sati Lubis dan pendiri lainnya untuk melayani dan membantu mengantarkan masyarakat ke daerah tujuannya. Kemudian, pada 1972, PO ALS menambah trayeknya hingga ke beberapa Provinsi di Sumatera antara lain Banda Aceh, Padang, Pekan Baru, Jambi, Bengkulu, Palembang dan Lampung.

Seiring dengan mulai maraknya persaingan antar perusahaan otobus di Sumatera, PO ALS pernah mengalami masa sulit hingga kondisi perusahaan menjadi goyang. Menurut H. Indra, saat itu banyak karyawan dan sopir yang kemudian pindah bekerja ke PO lain. Akhirnya masa sulit pun berlalu, pada tahun 1981, PO ini mendapat suntikan dana sehingga mampu membeli 20 unit armada. Kemudian H. Sati Lubis kembali mengajak rekan-rekannya membangun PO ALS.

(Bersambung)

Baca berita selanjutnya : PO ALS: “Raja Jalanan Sumatera” Tetap Eksis Dalam Pesatnya Persaingan Otobus (Bag. 2)

Hits: 865

1 thought on “PO ALS: “Raja Jalanan Sumatera” Tetap Eksis Dalam Pesatnya Persaingan Otobus (Bag. 1)

Tinggalkan Balasan