home Berita Terkini Jangan Asal Tahu, Tapi Terapkan Safety Driving untuk Semua Kalangan

Jangan Asal Tahu, Tapi Terapkan Safety Driving untuk Semua Kalangan

garda oto komunitasJakarta, MobilKomersial.com – Banyak pengguna kendaraan yang sering meremehkan keamanan dan keselamatan saat berkendara di jalan raya, banyak hal-hal penting yang diabaikan sehingga bisa membahayakan nyawa Anda dan penumpang lainnya.

Meski istilah safety driving sering didengar oleh pengguna kendaraan bermotor, namun penerapannya masih sangat minim. Banyak pengguna yang meremehkan dan menunda-nunda untuk mematuhi aturan safety driving.

Kecelakaan atau kesalahan akibat tak mematuhi aturan safety driving bisa memberikan dampak buruk tak hanya pada diri sendiri namun juga pengguna jalan lainnya. Hal ini pun akan merugikan orang lain yang memiliki hak sama besarnya dengan Anda ketika di jalan.

Hak menggunakan jalan dan juga hak mendapatkan keselamatan saat berkendara adalah hak mutlak bagi semua pengguna jalan, karenanya mulailah mematuhi dan safety driving untuk keselamatan Anda dan pengguna jalan lain.

Safety driving sebenarnya tak hanya dimulai saat Anda menyalakan mesin, namun juga bisa dimulai sebelum Anda memulai aktifitas berkendara. Penting sekali untuk memeriksa kendaraan dan mengamati kondisi eksterior mobil Anda.

Contohnya adalah memeriksa tekanan angin ban secara vitual, kondisi karet wiper dan ruang mesin kendaraan.

Jika sudah yakin akan kondisi eksterior, tahap selanjutnya adalah memaksimalkan keamanan yang sudah disematkan di dalam mobil Anda.

Contohnya adalah pemakaian seat belt, fungsi lampu besar (head lamp), lampu belok (turning lamp), lampu pemberitahuan (hazard lamp), fungsi rem tangan, pedal kopling, gas, rem serta hal kecil lainnya yang bisa mempengaruhi keamanan berkendara.

Di samping itu, akan lebih baik jika Anda mengemudi secara fokus dan saling berbagi dengan pengguna jalan lain. Jangan sampai karena egoisme sesama pengendara, lalu menjadikan jalanan umum sebagai lintasan balap yang bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan.

Agar lebih fokus dalam berkendara, sebaiknya menghindari kegiatan yang bisa mengurangi konsentrasi mengemudi seperti mengirim pesan (BBM, MSA, Line, WA) dan menerima telepon.

Mengingat besarnya dampak yang bisa ditimbulkan oleh kegiatan semacam ini, tak heran jika pemerintah akhirnya memberlakukan denda maksimal bagi pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara.

Tinggalkan Balasan