home Berita Terkini, Bisnis Mobil Gambaran Selera Masyarakat Indonesia Terhadap Industri Otomotif

Gambaran Selera Masyarakat Indonesia Terhadap Industri Otomotif

grafik-mobil-bekas-terfavoritMobilKomersial.com — Carmudi menganalisa perilaku pembeli yang dapat memberi gambaran iklim industri otomotif di Indonesia di masa depan termasuk tentang bagaimana selera masyarakat Indonesia ketika memilih mobil sekaligus dampak yang timbul dengan menjamurnya pasar jual beli kendaraan secara online.

Sebanyak 102, 8 juta pengguna aktif yang mengakses melalui Desktop, Ponsel dan lainnya, telah menciptakan peningkatan internet penetration masyarakat Indonesia hingga sebesar 41% membuat Indonesia menduduki peringkat ke-6 Negara Asia atas jumlah penetrasi internetnya. Data traffic website olahan Carmudi periode tahun 2014-2016 juga mengungkapkan fakta menarik mengenai preferensi mobil masyarakat Indonesia.

“Carmudi telah mengolah data traffic website pada periode tahun 2014-2016 dan mengungkap fakta menarik mengenai preferensi mobil masyarakat Indonesia. Kemudian, Carmudi juga melakukan wawancara terhadap beberapa diler mobil rekanan untuk melihat preferensi mobil seperti apa yang dimiliki masyarakat dari perspektif diler mobil,” jelas Subir Lohani, CEO Carmudi Indonesia.

Produk Domestik Bruto Penjualan Mobil 2014 – 2016 Tanah Air

Setelah menjadi negara yang merakit mobil terbanyak kedua di Asia Tenggara, penjualan mobil di Indonesia selalu meningkat di setiap tahunnya. Pada tahun 2015 silam, terdapat penurunan Gross Domestic Product (GDP) sekitar 0,8 % dan di tahun ini Indonesia masih diproyeksikan akan kenaikan GDP dari 4,8 % hingga 5,18 %. Total penjualan mobil di Indonesia pada Agustus 2016 telah mencapai angka 96.294 unit, jumlah ini menunjukan peningkatan 53% sejak bulan Juli 2016. Peningkatan GDP di tahun 2017 sendiri diprediksi akan mampu meraih kenaikan sebesar 5,6 % bersamaan dengan berbagai kebijakan ekonomi baru serta dengan rencana perbaikan rupiah terhadap nilai dollar oleh pemerintah.

Merk Mobil Favorit Masyarakatgrafik-mobil-baru-terfavorit

Toyota, Honda dan BMW adalah merk mobil yang paling mendominasi produksi di pasaran sepanjang tahun 2014 – 2015 silam. Namun pada rentang tahun 2015 – 2016, yang menjadi juara pasar mobil baru adalah Toyota, Honda dan Daihatsu. Untuk kategori mobil bekas, Toyota menjadi merk yang paling menjadi favorit dengan penjualan tertinggi di tanah air, lalu disusul Honda dan Daihatsu di posisi ketiga. Fakta menariknya adalah, terdapat kenaikan rasio minat masyarakat dalam membeli mobil bekas dibandingkan tahun lalu. Rasio minat mobil bekas 2015 hanyalah sebesar 13% namun di tahun ini menjadi 87%.

Tren Tipe Mobil Yang Paling Disukai Tahun Ini

grafik-tipe-mobil-bekas-terfavoritSelain preferensi merk mobil, hal menarik dari pasar Indonesia adalah tipe mobil yang diidamkan masyarakat. Tahun lalu mobil tipe MPV adalah yang paling menarik, lain halnya di tahun ini. Kini SUV menjadi tipe mobil yang paling digemari, disusul dengan MPV dan Hatchback. Namun menariknya, hasil riset menyatakan mobil seperti Toyota Kijang Innova merupakan tipe mobil yang sesungguhnya sangat digemari. Hal tersebut dikarenakan masyarakat sangat mengutamakan faktor efisiensi yakni mencari kendaraan yang dapat digunakan untuk individu, kepentingan pekerjaan dan keluarga. Sedangkan mengenai mobil bekas, yang menjadi tipe paling favorit adalah Toyota Avanza, Honda Jazz dan Honda CRV. Mobil tipe SUV sebagaimana Mitsubishi Pajero memiliki penurunan minat masyarakat dan digantikan Honda Brio sebagai mobil Low Class yang diprediksi menjadi the next Honda Jazz.

Tren Warna Mobil Indonesia

Pada segmen mobil baru, warna Putih, Hitam dan abu – abu masih menjadi preferensi mobil masyarakat Indonesia di tahun 2015-2016 namun meskipun begitu jumlahnya mengalami penurunan pada warna putih dan hitam. Tercatat bahwa warna putih sebesar 36%, hitam 22%, dan abu-abu 21%.

Di segmen mobil bekas tahun 2015-2016, warna hitam dan warna abu-abu mengalami penurunan. Tercatat bahwa preferensi mobil masyarakat Indonesia atas warna hitam sebesar 32%, abu-abu 30%, dan putih 17%. Lebih sulit untuk dirawat merupakan salah satu faktor bahwa warna hitam mengalami penurunan. Meskipun begitu warna hitam masih menjadi favorit karena sangat efektif untuk menyamarkan kondisi tampilan mobil bekas. Perlu diketahui juga bahwa komunitas mobil dengan varian warna tertentu tengah menjamur di Indonesia. Sebagai contohnya adalah Black Car Community dan White Car Community, dll.

Distribusi Range Harga Mobil Baru dan Bekas

Mobil di atas harga Rp 200 Jutaan tidak mengalami kenaikan maupun penurunan yang signifikan. Fauzan dari diler Toyota Tunas mengungkapkan penjualan mobil pada harga ini tetap memiliki pangsa pasar tersendiri.  Hanya saja tidak mengalami seperti yang dialami oleh mobil LCGC. Disimpulkan bahwa Calya merupakan mobil paling populer saat ini dengan harga di bawah Rp150 Jutaan. Pada segmen mobil bekas justru terjadi sebaliknya. Di tahun ini justru mobil bekas dengan range harga Rp 50 juta-an meningkat (17%-21%). Bily dari Mustika Jaya Motor menerangkan bahwa mobil bekas yang menjadi preferensi mobil masyarakat Indonesia di pasaran justru pada range harga Rp100-150 juta. “Kalo yang dibawah Rp100 juta, orang-orang pikir mending beli mobil LCGC baru,” terang Bily.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: