home Berita Terkini, Sports Jelang Seri Terakhir Suzuki Asian Challenge (SAC) 2016, Tim Suzuki Indonesia Potensi Juara Asia

Jelang Seri Terakhir Suzuki Asian Challenge (SAC) 2016, Tim Suzuki Indonesia Potensi Juara Asia

Jelang Seri Terakhir Suzuki Asian Challenge (SAC) 2016Jakarta, MobilKomersial.com – Jelang Seri Terakhir Suzuki Asian Challenge (SAC) 2016. Jelang penghujung musim balap Asia Road Racing Championship (ARRC) 2016, Seri terakhir Suzuki Asian Challenge (SAC) 2016 akan segera diselenggarakan di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, 3–4 Desember 2016 yang sekaligus menjadi penentu pebalap siapakah yang akan menjadi Juara Utama SAC 2016. Sebagai salah satu tim terbaik, Tim Suzuki Indonesia memiliki peluang menjadi Juara Utama lewat Jefri Tosema (#20) yang memiliki jumlah poin klasemen 127.

Peluang Tim Suzuki Indonesia

Peluang kedua Tim Suzuki Indonesia dimiliki oleh M. Sapril (#87) dengan poin kelasemen menempel ketat yaitu 124. Sedangkan Rizal Feriyadi (#30) akan tetap berusaha tampil sebaik mungkin meski memiliki jarak posisi kelasemen cukup berbeda dari Jefri dan Sapril. Seluruh anggota Tim Suzuki Indonesia termasuk mekanik telah mempersiapkan strategi berbeda guna memenangkan balapan yang sangat ketat ini.

Persaingan paling dekat datang dari pebalap Malaysia yang saat ini memiliki poin kelasemen sama persis dengan Jefri Tosema. Dibutuhkan fisik dan mental serta taktik cemerlang ditambah kekompakan antar pebalap Indonesia untuk mendominasi seluruh Race agar bisa memuluskan jalan menuju Juara Utama SAC 2016.

persiapan pembalap Tim Suzuki Indonesia

“Selain persiapan fisik, Saya juga harus menjaga pola makan karena berat badan yang kurang sesuai untuk keperluan balap.Sudah 2 minggu ini saya mengatur asupan makanan dengan lebih teliti untuk menjaga bobot yang ringan saat di lintasan” ujar Jefri Tosema yang membeberkan salah satu taktik menghadapi seri terakhir SAC 2016.

“Di sirkuit ini sangat dibutuhkan speed yang tinggi, sehingga top speed menjadi perhatian mekanik. Kali ini kita lakukan penyesuaian di ukuran gear yang lebih kecil untuk mendapatkan hasil yang diinginkan secara maksimal” beber Heru yang menjadi mekanik khusus Jefri Tosema di SAC 2016.

Tinggalkan Balasan