home Berita Terkini, Pesona Otomotif Harapan Ade Destiy Kepada Para Supir Bis

Harapan Ade Destiy Kepada Para Supir Bis

adeJakarta, MobilKomersial.com – Bis yang sudah tua usianya tentu membuat jalanan menjadi tidak nyaman, Selain asap knalpotnya yang tidak ramah lingkungan, untuk urusan keamanan juga di ragukan. Oleh karena itu pemerintah selalu meremajakan kendaraan angkutan umum perkotaannya.
Akan tetapi menurut Ade Destiy yang merupakan salah satu pembalap “srikandi” Indonesia lebih menyukai bis yang sudah tua usianya. Dan dia berharap bis-bis tua tersebut segera di “upgrade” agar dapat beroperasi kembali di jalan raya.

“Lady Bikers” asal kota Kembang dan cukup disegani dalam dunia balap tanah air ini pernah merasakan perjalanan jauh dari bandung ke bali menggunakan bis. Dan saat itu dia kecewa dengan supir bis nya yang terkesan “seenaknya” menurunkan serta menaikan penumpang di sembarang tempat, dan mengendarainya pun secara “ugal-ugalan” yang tentu membahayakan para penumpangnya.

Selain menjadi pembalap, Gadis cantik kelahiran Bandung 5 Mei 1996 ini mengatakan terakhir menggunakan bis saat dia masih menggunakan seragam putih abu-abu atau sekitar tahun 2011 silam. karena selepas itu dia menggunakan honda cbr600cc untuk kendaraan sehari-harinya.

Gadis yang sangat mahir dalam melakukan cornering melibas tikungan demi tikungan ini pertama kali mengawali debutnya di bebek balap MP4 dan matic race. Namanya pernah tercatat sebagai satu-satunya pembalap wanita di ajang Indospeed Race Series (IRS) di kelas Supersport 250cc, sampai akhirnya dia memutuskan untuk naik kelas ke 600ccAdeDestiy

“Kalau sekarang kendaraan sehari-hari, aku pake Isuzu D-max double cabin. Aku sudah menggunakannya selama 3 tahun.” ujar mojang geulis kelahiran Bandung 5 Mei 1996 ini kepada MobilKomersial.com di Rolling Stone Cafe saat peluncuran Shell Advance AX7 Lubricants

gadis yang tengah sibuk menjadi DJ, penyanyi, turing dan bikin sepatu ini berharap kepada para supir bis, agar selalu memeriksa keadaan bis nya, terutama saat akan beroperasi. Karena Ade destiy pernah merasakan hal yang sangat menegangkan saat bis yang ia tumpangi koplingnya putus, dan pernah melihat supir bis nya terlihat ngantuk saat membawa banyak penumpang.

“Untuk para supir bis, jangan di forsir terus menerus kerjanya, harus ada istirahat. Kalau istirahat cukup, tentu bawa kendaraanya juga jadi nyaman, dan kami sebagai penumpang juga tenang. Cek dulu bis nya sebelum beroperasi untuk memastikan kelayakan kendaraanya, kan buat cari uang,” tutup Ade Destiy kepada MobilKomersial.com

Tinggalkan Balasan