Pelanggar Ganjil Genap Setelah 30 Agustus 2016 Akan Di Tilang

ganjil genapJakarta, MobilKomersial.com –  Kebijakan pemerintah dalam mengurai kemcaetan di Jakarta melalui sistem plat nomer ganjil-genap dinilai menuai keberhasilan. Kebijakan ganjil genap terlihat efektif meningkatkan kesadaran warga mengikuti aturan sehingga mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Kemacetan menurun hingga 24,8 persen.

Sebelumnya, para pengendara yang tidak mengetahui kebijakan tersebut hanya di berikan sangsi oleh petugas berupa teguran ataupun teguran tertulis, dan dikeluarkan dari jalur ganjil genap.

“Para pelanggar dipinggirkan keluar jalur oleh polisi dan diberikan teguran serta sosialisasi yang cukup lama, sebagai konpensasi pelanggaran,” ujar Christianto, Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatanganjil genap 1

Terhitung mulai tanggal 30 Agustus 2016 kedepan, pemilik kendaraan yang melanggar kebijakan ganjil genap di sejumlah jalan protokol di ibukota akan dikenakan sangsi tilang dengan denda maksimal Rp. 500 ribu rupiah.

“Tanggal 30 Agustus nanti, sesuai pentahapan akan dilaksanakan penegakan hukum sesuai ketentuan. Yakni pemberian sanksi tilang bagi pelanggar kebijakan ganjil genap,” kata AKBP Budiyanto, Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya

Menurutnya, sebelum diterapkan sanksi tilang itu, pihaknya akan merilis tanggal 29 Agustus tentang penerapan penegakan hukum, sesuai ketentuan yang berlaku. Rilis ini sekaligus sebagai sosialisasi kepada masyarakat, terutama pengendara yang melintas di koridor ganjil genap.

Tinggalkan Balasan