Bus Mercedes-Benz Siap Ikuti Kebijakan Pemerintah Terkait Emisi Gas Buang

Berita Terkini Bus Bus & Truk

Bus Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 buatan Karoseri Adi Putro, MalangJakarta, MobilKomersial.com – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai industri otomotif nasional tertinggal jauh dari negara lain karena tidak didukung regulasi standar emisi yang memadai oleh pemerintah.

Negara-negara di dunia semakin ketat dalam menerapkan standar emisi gas buang kendaraan bermotor. Bahkan di Asia, sebagian besar negara tetangga saat ini telah mengadopsi standar emisi Euro 4 dan Euro 5, sedangkan Indonesia masih bertahan dengan Euro 2. India sekarang sudah Euro 4, Malaysia Euro 4, Filipina Euro 4, Singapura Euro 4, Korea Selatan Euro 5, Thailand Euro 4, China Euro 5. Bahkan Uni Eropa sudah masuk Euro 7

Lalu bagaimana dengan bus-bus yang masih berkeliaran di ibukota? Deputy Director Bus & Van Sales Operation Commercial Vehicle PT Mercedes Benz Distribution Indonesia Adri Budiman mengatakan, pihaknya menawarkan produk bus yang masih dapat menggunakan bahan bakar solar biasa.

Adri juga mengatakan pihaknya selalu terus mengikuti perkembangan bahan bakar berkualitas di indonesia, dan berharap kualitas bahan bakar bisa menyesuaikan standar emisi euro yang lebih tinggi kedepannya.

Menurutnya, bus Mercedes-Benz sudah ada yang menggunakan euro 4, 5 bahkan euro 6. Akan tetapi kualitas bahan bakar yang ada di Indonesia baru bisa memenuhi standar euro 3.

Mercedes-benz setiap ada perubahan kebijakan dari pemerintah selalu berkoordinasi dengan pusat. “Ini loh di Indonesia bahan bakarnya seperti ini. Jadi bisa tolong dicek di lab Mercedes, apakah masih cocok dengan mesin kami yang di sini atau enggak. Jadi tidak ada masalah,” terang Adri.

Tinggalkan Balasan