90 Persen Bisnis Truk Mercedes-Benz Berada di Pulau Kalimantan

Berita Terkini Bus & Truk

truk mercedes-benz actrosJakarta, MobilKomersial.com – Selain menggarap pasar kendaraan penumpang, Mercedes-Benz juga menggarap pasar kendaraan komersial bus dan truk di Indonesia. Pulau Kalimantan, menjadi penyumbang terbesar penjualan truk Mercedes-Benz di Indonesia. 90 persen penjualan truk Mercedes-Benz berasal dari konsumen yang berada di Kalimantan.

Dian, Staf In-Charge Spare Parts Operation PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia mengatakan, customer di wilayah tersebut banyak mengoperasikan truk berat Mercedes-Benz untuk mendukung aktivitas tambang. “Operasional kendaraan mereka berlangsung selama 24 jam tanpa henti. Karena itu, untuk mendukung bisnis mereka kita dirikan warehouse suku cadang di Samarinda dan di Tanjung Redep,” ujar Dian di acara media gathering ke pusat layanan after sales Mercedes-Benz Distribusi Indonesia di Ciputat, Tangerang Selatan, baru-baru ini.

Dian juga menjelaskan,  pasokan suku cadang untuk mendukung operasional truk di bisnis pelanggan Mercedes-Benz mencapai 15 persen dari total cuku cadang yang disuplai Divisi After Sales Mercedes-Benz Distribution Indonesia kepada seluruh pelanggannya. Selain di Pulau Kalimantan, pelanggan kendaraan komersial Mercedes-Benz jenis truk lainnya berada di Pulau Jawa. “Di Jawa Timur, kita memiliki pelanggan terbesar truk Mercedes-Benz, yakni PT Gudang Garam Tbk, di Kediri,” jelas Dian.

Berdasar catatan kami, Gudang Garam merupakan pelanggan loyal truk Mercedes-Benz jenis on road untuk mendukung pendistribusian rokok produksinya ke distributor sejak tahun 1980-an. Salah satu perusahaan rokok kretek terbesar di Indonesia ini mengoperasikan truk medium duty Mercedes-Benz 911 series dan truk ringan Mercedes-Benz, kemudian berlanjut ke generasi NG series, dan kini mengoperasikan truk generasi terbaru, Mercedes-Benz Axor dan Actros.

Eko Setiyodiwarno, Deputy Director After Sales Commercial Vehicle MBDI menambahkan, truk Mercedes-Benz Axor sangat cocok untuk mendukung bisnis Gudang Garam. Truk ini memiliki kemampuan mengangkut barang dengan volume besar namun dengan beban tidak terlalu berat.

Dian menambahkan, untuk memastikan operasional bisnis pelanggan tetap melaju, Mercedes-Benz hanya memasok suku cadang asli bergaransi ke customer. Di gudang logistik di Samarinda, MBDI menyiapkan sekitar 3.000 item suku cadang fast moving dan slow moving. Sementara, di gudang MBDI di Tanjung Redeb,  tersedia sekitar 1.500 item suku cadang fast moving dan slow moving.

Khusus pelanggan di Pulau Jawa seperti Gudang Garam, MBDI memasok cuku cadang langsung dari warehouse suku cadang terbesarnya yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan. “Sebanyak 75 persen penjualan suku cadang kita (kendaraan penumpang dan komersial), dikontribusi oleh warehouse Ciputat,” ungkap Dian.

 

 

Penulis: M. Arif

Tinggalkan Balasan