Toyota Luncurkan Kendaraan Fuel Cell Pertamanya

Senyum Toyota di Balik Skandal VW

Berita Terkini
Foto : istimewa
Foto : istimewa

Tokyo, MobilKomersial.com – Skandal dieselgate yang melibatkan pabrikan asal Jerman Volkswagen membawa keuntungan tersendiri bagi Toyota Motor Corporation. Pabrikan asal Jepang tersebut berhasil meraih kembali posisi teratas dalam hal penjualan setelah dalam beberapa bulan terakhir dikudeta oleh VW.

Toyota mengklaim bahwa mereka berhasil menjual 7,49 juta unit kendaraan dalam sembilan bulan pertama di tahun ini. Sementara itu VW membuntuti di posisi kedua dengan torehan penjualan sebanyak 7,43 juta unit. Adapun keduanya mengalami penurunan penjualan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,5 persen.

Sebelum skandal mencuat, VW sukses melakukan kudeta atas Toyota dalam perebutan mobil terlaris dalam enam bulan pertama tahun ini. Setelah skandal terkuak, penjualan model-model disel di beberapa pasar utama mulai dihentikan.

“Toyota akan menjadi nomor satu tahun ini. VW bisa saja menghadapi kesulitan terkait skandal tahun depan di Eropa dan AS, dan saya tidak melihat pasar China akan membaik dalam waktu dekat,” ujar Koji Endo, analis industri otomotif dari Advanced Research Japan.

Sementara itu posisi ketiga dalam hal mobil terlaris masih ditempati oleh General Motors, yang berhasil membukukan penjualan sebanyak 7,2 juta unit, atau mengalami penurunan penjualan terbesar, yakni 1,9 persen.

Pada saat VW terpuruk, Toyota lagi bersiap melepas salah satu model terlaris di dunia, Prius generasi terbaru. Lewat model yang sudah berusia tujuh tahun tanpa penyegaran ini, Toyota berharap bisa mendulang penjualan global. Apalagi, teknologi hibrida yang ditawarkan sudah terbukti dan Prius baru diklaim mendapat kemajuan ekonomi bahan bakar, jadi lebih irit sampai 10 persen.

Prius mulai dijual di Jepang sebelum akhir tahun ini, menyusul kemudian negara-negara lain, terutama AS. Toyota menargetkan menambah 1.400 pekerja di pabrik Jepang untuk mendongkrak produksi Prius baru, termasuk model lain, seperti Land Cruiser. Mobil berteknologi hibrida ini juga akan mendongkrak kinerja ekspor Toyota dari Jepang.

Tinggalkan Balasan