Rawat Filter Udara, Optimalkan Pembakaran Truk

image-mobkom-Radio Truk Lintas Amerika - Kanada akan Mengudara Januari

image-mobkom-Volvo Trucks Gelar 'Fuelwatch Challenge' 2015 di MojokertoJakarta, MobilKomersial.com – Filter udara pada instalasi bahan bakar harus dijaga agar berfungsi optimal. Bila tidak akan mengurangi kualitas bahan bakar yang masuk ke ruang pembakaran dan berdampak negatif pada performa kendaraan.

Apalagi bila bicara soal truk yang harus sehat setiap saat untuk keperluan bisnis. Perawatan filter udara relatif mudah karena hanya melepas filter dari dudukannya lalu menyemprotkannya dengan kompresor bertekanan udara stabil untuk membersihkan debu.

Perawatan filter udara yang mudah membuat banyak pengemud mengabaikan hal tersebut pada hal sangat rentan dan bisa membuat kendaraan “terbatuk-batuk” dan menjadi berat dab bisa membuat goresan pada dinding silinder. Dalam jangka panjang bisa membuat kendaraan mogok.

Untuk itu, perhatikan durasi waktu pemakaian maksimal filter. Umumnya filter yang terbuat dari karton usia pakainya paling banter Cuma sekitar 2500 km hingga 5000 km. Selebihnya, harus segera diganti. Karena kelemahan dari filter ini, pada usia pakai tertentu, permukaan karton menjadi ‘berbulu’. Bila hal ini dibiarkan, serpihan lembut yang bercampur dengan debu itu bisa ikut masuk ke ‘dapur pacu’ alias ruang pembakaran.

Berbeda dengan filter yang terbuat dari spons yang bertahan hingga 15.000 km atau setahun pakai. Perawatannya hanya dengan mencelupkan saringan spons ke dalam air, lalu cuci pakai deterjen. Setelah benar-benar bersih, keringkan dengan cara diangin-anginkan ataupun dijemur tapi jangan sampai kena matahari secara langsung. Setelah kering, filter siap dipasang kembali.

Untuk filter berbahan serat katun, perawatannya agak mahal, lantaran harus dibersihkan pakai cairan khusus. Untuk K&N misalnya, ada larutan pembersihnya sendiri. Pembersih yang terdiri dari sabun khusus dan oli ini, penggunaannya agak khusus.

Sesederhana ini perawatan filter udara karena itu sebaiknya para pengemudi truk memperhatikan hal kecil ini. Jangan sampai kelalain kecil memberi dampak buruk yang besar bagi kendaraan komersial anda.

Hits: 231

Tinggalkan Balasan