Ketika Komodo Tunjukan Kehebatannya

komodoJakarta, MobilKomersial.com – Berbicara mengenai komodo, maka langsung terbanyang binatang besar berbisa nan menyeramkan. Akan tetapi di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015, pengunjung malah datang berbondong-bondong untuk melihat Komodo secara dekat.

Ya, Komodo yang dimaksud ialah sebuah mobil produksi PT. Fin Komodo Teknologi yang diberi nama Fin Komodo. Hebatnya lagi, Fin Komodo asli made in Indonesia. Walau diproduksi anak bangsa, pesona Komodo tak kalah dengan pabrikan otomotif besar yang terdapat di IIMS, seperti Ford, Mercedes-Benz atau juga Volkswagen.

Pada booth Komodo di ajang IIMS 2015 lalu, terdapat sebuah televisi yang menayangkan video klip bagaimana Komodo itu menaklukan medan offroad yang berlumpur maupun lintasan gravel. Dari situ lah akhirnya pengunjung tahu dan timbulah ketertarikan.

Banyak pengunjung yang tadinya berpikir Fin Komodo adalah mobil modifikasi atau semacam boogie car, tapi setelah mendapat penjelasan justru terkaget-kaget sekaligus bangga karena ada perusahaan Indonesia yang bisa memproduksi mobil seperti Komodo.

komodo iims 2015“Prospeknya sangat bagus, banyak calon pembeli yang akan lakukan test drive seusai pameran ini. Terutama mereka yang bergerak di bidang perkebunan dan industri. Itu mengejutkan karena motivasi kami ikut pameran sebenarnya untuk edukasi dan promosi semata, tapi alhamdulillah banyak potensi penjualan. Kami bersyukur dapat kesempatan tampil di IIMS kali ini, sangat efektif,” kata Ibnu, alumnus ITS mesin angkatan 1980.

Fin Komodo tampil dengan dua versi, standar dan medivac yang dimodifikasi untuk mobil evakuasi di arena offroad yang lengkap dengan fasilitas medis. Keduanya hanya mengandalkan 250cc dan menyemburkan tenaga hanya 14 HP pada RPM 750. Namun, power sebesar itu saja ternyata cukup ampuh menembus medan lumpur yang menenggelamkan keempat roda. Padahal, sistem penggeraknya hanyalah 2 roda belakang dengan sprocket.

“Rangka mobil ini mengadopsi rangka pesawat ringan, jadi sangat ringan sehingga tak butuhkan power yang besar. Itu juga yang bikin konsumsi bahan bakar sangat hemat, 1:20. Pakai premium, tapi bisa juga Pertamax,” tambahnya Ibnu.

Menggunakan transmisi otomatis, Fin Komodo juga terlihat stabil di jalanan yang ‘amburadul’ dan tetap membuat pengemudi dan penumpangnya nyaman tanpa terbanting-banting di kursinya. Itu berkat penggunaan suspensi depan dan belakang model fully independent double wishbone dengan per keong. Menurut Ibnu, itu salah satu poin yang ingin dirasakan calon pembelinya untuk di –test drive. Tentunya juga sekalian performa mesinnya.

Bagi Anda yang penasaran dengan sosok Komodo yang satu ini, cukup kunjungi situs www.finkomodo.com.

Tinggalkan Balasan