IARS : Mencintai Bus Sampai Membuat Bus

Miniatur Bus - Lko

Jakarta, MobilKomersial.com – Miniatur sebuah kendaraan, pesawat atau barang lain merupakan buah tangan yang menarik untuk para pecintanya. Miniatur juga sebuah karya yang luar biasa dari tangan terampil pembuatnya yang mengekspresikan kecintaannya pada sebuah benda.

Kecintaan itulah yang melahirkan The Indonesian Autobus Replica Society (IARS), sebuah pecinta bus yang beranggotakan orang-orang terampil yang mampu  membuat miniature bus dan rangka kendaraan komersial layak aslinya.

Nandan Yoshindan, Pengurus sekaligus pengrajin miniature bus IARS mengungkapkan sejak IARS berdiri 2009, komunitas yang menjadi wadah bagi pecinta miniature bus ini telah beranggotakan ratusan orang dari berbagai daerah di pulau Jawa, mulai dari Jakarta hingga Purworejo.

“Semua anggota IARS pecinta bus dan bias membuat miniature bus kecintaannya, dan banyak dari kami yang kemudian menerima order dari PO Bus untuk membuat miniature busnya,” kata Nandan saat berbincang dengan MobilKomersial.com, di Booth IARS, pada Pameran Transportasi, di SMESCO, Kamis, 18/9.

Nandan menjelaskan sejauh ini teman-teman punya kreativitas sendiri untuk membuat miniature bus sesuai dengan keinginannya, tapi kadangkala ada PO Bus yang memesan miniature dengan bahan tertentu dan biasanya kita saling kontak, siapa yang akan membuatnya.

“Jadi IARS itu wadah bagi pecinta miniature bus, kalau ada yang pesan miniature bus dan sudah kenal orangnya tinggal kesepakatan mereka untuk gunakan material apa. Biasanya plastic, fiber, kayu atau triplek buat miniature bus,” terang Nandan.

Untuk harga miniature bus biasanya disesuaikan dengan ukuran dan permintaan pemesan, tapi di IARS biasanya yang berukuran kecil harga standarnya 500, dan yang berukuran besar dengan full interior 3 samapi 5 juta. Namun ada yang kadang membayar lebih dari itu karena kolektor.

“harganya kisaran 500 untuk kecil dan 3-5 juta untuk ukuran besar full interior artinya ada kursi sampai lampunya nyala. Tapi semua tergantung kesepakatan dan bahan dari pembuat dan pemesan,” jelas Syadhan, salah satu anggota IARS.

Kreativitas para anak muda trampil dari IARS patut diacungi jempol karena hasil karya mereka dapat membuat mereka mendiri lebih dari itu beberapa anggota IARS yang semula hanya membuat miniature bus akhirnya diminta untuk bergabung bersama perusahaan karoseri besar di Indonesia.

Hits: 81

Tinggalkan Balasan