mobkom-image-alasan-dibalik-hengkangnya-bridgestone-dari-motogp

Dollar Membumbung, Bridgestone Pertahankan Harga Jual Ban

Galat basis data WordPress: [Got error 28 from storage engine]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wp_options`

Galat basis data WordPress: [Got error 28 from storage engine]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wp_options`

Galat basis data WordPress: [Got error 28 from storage engine]
SHOW FULL COLUMNS FROM `wp_options`

mobkom-image-untuk-open-class-bridgestone-sediakan-ban-baru
Foto: istimewa

Jakarta, MobilKomersial.com – Merosot tajamnya kurs rupiah terhadap dollar AS membuat banyak industri manufaktur kalang kabut. Ini karena harga bahan baku dan biaya produksi serta distribusi yang terkait langsung dan tidak langsung terhadap perubahan kurs dollar jadi ikut terkerek naik.

Lonjakan biaya produksi itu juga dirasakan produsen ban Bridgedstone. Namun, PT Bridgestone Tire Indonesia (BSI) memutuskan untuk belum akan menaikkan harga jual bannya yang dipasarkan di Indonesia.

“Walaupun sekarang kurs dollar AS sedang naik, kita belum lakukan perubahan harga. Bahan baku untuk memproduksi ban memang naik, tapi sepanjang kami bisa rasa belum perlu menaikkan harga, ya kami tidak akan menaikkan harga dulu,” kata Frankie Paduli, Assistant Director Sales and Marketing BSI.

Frankie menjelaskan, lonjakan kurs dollar terhadap rupiah ditambah lesunya perekonomian saat ini memang ikut membuat penjualan ban nasional juga menurun di sepanjang semester II 2015 ini. Hal yang sama juga dirasakan PT BSI yang mengalami penurunan penjualan dibanding semester I 2015 dan periode yang sama tahun lalu.

“Kita terus berupaya untuk bisa merangsang minat beli masyarakat. Diantaranya dengan menyelenggarakan lagi kegiatan Ecopia Go Indonesia, kali ini dengan melintasi rute kota-kota di Pulau Sumatera,” ujar Frankie.

Menyinggung tentang penjualan ban di area Sumatera, Frankie menyatakan, terbesar masih dikontribusi oleh penjualan ban ke segmen kendaraan komersial ketimbang segmen kendaraan penumpang.

Menghadapi kondisi perekonomian yang lesu, Linda Yuselina, Marketing Section Manager BSI menambahkan, pihaknya terus menjaga komunikasi dengan konsumen agar penjualan ban Bridgestone di wilayah Sumatera dan nasional kembali terangkat. Strateginya antara lain dengan membangun interaksi dengan komunitas-komunitas otomotif.

“Selain itu kami juga akan advertise (memasang iklan) di beberapa media lokal dan nasional,” pungkasnya.

 

Penulis: M. Arif

Tinggalkan Balasan