Antar Pasien Rumah Sakit di Pelosok Desa dengan Van Volkswagen Ini

Berita Terkini Mobil
Foto: istimewa
Foto: istimewa

Jakarta, MobilKomersial.com – Berbicara soal rumah sakit, tak terlepas dari mobil ambulans yang dipergunakan untuk menjemput dan menghantar pasien yang sedang membutuhkan pertolongan medis dengan segera. Permasalahan terjadi ketika rumah sakit tersebut berada di pelosok desa yang dikelilingi jalanan bermedan terjal.

Tentunya diperlukan sebuah kendaraan yang memiliki kenyamanan untuk menjaga agar pasien tetap terjaga, walau melintasi jalan tanah dengan medan menanjak khas pelosok desa, tetapi juga tangguh dalam mengarungi medan tersebut.

Melihat kebutuhan tersebut, Volkswagen hadir dengan membawa sebuah jawaban. Pabrikan asal Jerman tersebut membawa line up kendaraan komersialnya yang dapat dijadikan sebuah ambulans yang dapat menjangkau pelosok desa sekali pun.

Sebut saja Volkswagen Transporter 2.0 TDI. Berbahan bakar disel dengan common rail direct injection, dapat memberikan tenaga maksimal namun memiliki efisiensi dalam urusan bahan bakar.

Tenaga tersebut dihempaskan oleh mesin empat silinder dengan menggunakan sistem transmisi lima-percepatan dapat menghasilkan daya hingga 102 kW pada 3,500 rpm dengan torsi puncak pada 1,500-2,000 Nm.

Lalu apakah hal tersbut sudah membuat Anda puas? atau terdapat pertanyaan lain? Masalah lainnya dalam melintasi trek terjal seperti di pelosok desa ialah bahan bakar minyak (BBM). Apakah tangki yang memuat bensin sudah cukup untuk menjangkau desa ke desa lainnya? Mengingat tak ada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) selama melewati hutan.

Tak perlu khawatir, Volkswagen Transporter dibekali tangki dengan ukuran 80 liter bahan bakar untuk pengisian full. Sanggup untuk menjangkau satu desa ke desa lainnya, melintasi hutan pegunungan hingga lembah, karena kendaraan ini memiliki rasio kompresi 1:16,5.

Jadi dengan ketangguhan mesin yang dimilikinya, Volkswagen Transporter dapat diubah menjadi ambulans yang dapat membawa dan menghantar pasien yang berada di pelosok desa sekalipun, tanpa memikirkan bahan bakar yang cepat terkuras karena beratnya medan yang dilaluinya.

Hits: 23

Tinggalkan Balasan