home Berita Terkini, Pesona Otomotif Hal yang Patut Dicontoh Penumpang Angkutan Umum Dari Alinka

Hal yang Patut Dicontoh Penumpang Angkutan Umum Dari Alinka

Perbincangan hangat Alinka dengan MobilKomersial
Perbincangan hangat Alinka dengan MobilKomersial

Jakarta, MobilKomersial.com –¬†Walaupun seorang wanita dan pembalap, ternyata Alinka Hardianti sering menggunakan angkutan umum. Ada beberapa hal yang menurut MobilKomersial patut, bahkan diwajibkan kepada penumpang angkutan umum lainnya untuk mencontoh wanita berusia 22 tahun ini.

Sebagai seorang wanita, Alinka selalu minta ditemani seseorang jika ingin menaiki angkutan umum. Mengingat, kenamanan dan kenyamanan angkutan umum di Ibu Kota tak dapat dipungkiri masih dibilang cukup rendah.

Hal yang mungkin menjadi contoh baik untuk para penumpang angkutan umum lainnya adalah, ketika menaiki angkutan umum, Alinka selalu membayar ongkos perjalanan dari awal. Biasanya, orang-orang selalu membayarkan ongkos perjalanan di akhir perjalan mereka, atau sebelum mereka turun.

Hal tersebut diungkapkan Alinka untuk mendapatkan waktu yang lebih efisien. Karena dengan membayar ongkos perjalanan ketika turun, akan memakan waktu angkutan kota itu berhenti, belum lagi jika anda tak membayar dengan uang pas. Hal ini dapat membuat kendaraan yang berada di belakangnya terhenti hingga bisa menyebabkan kemacetan.

Selain itu, yang membuat MobilKomersial mengacungkan jempol, mungkin anda juga para pembaca, Alinka selalu minta diturunkan dari angkutan umum di halte bus. Jika tak ada halte bus, ia meminta kondektur untuk diturunkan di tempat yang mempunyai ruang cukup besar untuk kendaraan berhenti.

Walaupun jarak halte bus itu bisa dibilang cukup jauh dari tempat tujuan, Alinka tetap melakukannya, dengan alasan ia tak mau mengganggu pengendara lain bila angkutan umum yang ia tumpangi berhenti di sembarang tempat.

“Saya kan, juga nyetir, jadi tau gimana kalau angkot berhenti sembarangan. Kesel aja. Makanya saya gamau seperti itu,” jelasnya kepada MobilKomersial seraya mengerutkan alisnya.

Wanita yang mempunyai banyak gelar balap di berbagai jenis ini pun, memberikan sarannya untuk pelaku angkutan umum, baik pengemudi hingga penumpang agar tak menggangu pengendara lain.

“Sebenernya penumpangnya juga salah, minta dituruninnya di sembarang tempat. Cara merubahnya mudah, tingkatkan kedisiplinan pengemudi. Kalau dia cuma mau berhenti di halte, ya mau tak mau penumpang juga akan terima,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan