home Berita Terkini, Mancanegara Suhu Politik Memanas, Penjualan Honda di Cina Anjlok 4 Bulan Beruntun

Suhu Politik Memanas, Penjualan Honda di Cina Anjlok 4 Bulan Beruntun

Mobkom-Image-Strategi-Bisnis,-Honda-Tekankan-Penggunaan-Bahasa-Inggris
Foto: The Guardian

Cina, MobilKomersial.com – Catatan buruk harus diterima Honda dalam penjualannya di Cina. Penjualan raksasa otomotif asal Jepang itu anjlok selama empat bulan berturut-turut.

Tahun ini nampaknya menjadi tahun yang menguntungkan bagi pabrikan asal Asia, mengingat meningkatnya gerakan sentimentil anti-Jepang yang dihembuskan oleh pasar Cina. Setelah bentrokan politik itu usai tahun lalu, sejumlah merek asal Jepang kembali menancapkan bendera bereka di pasar Cina.

Namun bagi Honda, pemulihan pasca bentrokan politik Jepang dan Cina masih cukup dirasakan. Hal ini tersemat setelah bulan lalu Honda memangkas prediksi pengiriman untuk setahun penuh menjadi 800.000 unit, setelah dalam perhitungan sebelumnya muncul pada angka 900.000 unit kendaraan yang akan di ekspor ke negeri tirai bambu itu.

Sementara itu pada bulan lalu pertumbuhan Cina secara keseluruhan merosot sebesar 7 persen. Hal tersebut berdampak pada penjualan Honda yang ikut terseret turun sebesar 6 persen pada periode tersebut.

Menurut kepala asosiasi mobil Cina, membekunya pasar Cina secera keseluruhan telah dipicu oleh perlambatan ekonomi negeri dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia itu.

Ketegangan politik yang terus berlangsung antara Beijing dan Tokyo ini telah membuat pabrikan otomotif asal Jepang terus kehilangan pangsa pasar di Cina. Selama enam tahun terakhir pasar Cina beralih ke pabrikan Amerika Serikat dan Eropa.

Selama sepuluh bulan di tahun ini, Honda telah melepas 573.154 unit mobilnya untuk pasar Cina, pertumbuhan yang amat sederhana dengan kenaikan 0,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Untuk bulan lalu Honda berhasil melepas 70.802 unit ke konsumen Cina, turun sebesar 5,8 persen dibandingkan peiode sama tahun lalu, yang diikuti penurunan curam sebesar 23,1 persen dibandingkan bulan September.

Tinggalkan Balasan